0

BEKASI, INDONEWS | Tawuran remaja sangat memprihatinkan karena tak jarang melibatkan anak dibawah umur.

Peran orangtua dibutuhkan dalam memantau aktivitas anak-anaknya, khsusunya saat berada di luar rumah.

Akibat tawuran, seorang anak dibawah umur telah merenggut nyawa orang lain saat terjadi bentrokan di Jalan Kodau, Bekasi, sekitar pukul 21.00 WIB Kamis (26/6/2025) malam.

Menurut informasi, sebelum tawuran dua kelompok ini janjian dan bertemu di satu titik, tepatnya depan Masjid Hitam, jalan Raya Kodau, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

Kapolres Kota Bekasi, Kusumo dalam konferensi persnya membenarkan adanya aksi tawuran. Pihaknya bahkan sudah mengamankan sejumlah pelakunya.

“Kami menangkap diduga pelaku pengeroyokan dan tawuran di Jatiasih yang menewaskan nyawa seseorang melayang. Kita juga amankan barang bukti berupa empat buat celurit ukuran besar, HP pelaku dan baju korban,” terang Kusumo.

Pelaku diamankan di rumahnya masing-masing tanpa ada perlawanan.

“Diduga pelaku sebelum melakukan aksinya mengkonsumsi obat jenis tramadol dan sejenisnya, sehingga keberanian mereka tidak terukur. Korban dikeroyok oleh pelaku menggunakan celurit berukuran besar, hingga perutnya sobek dan terburai. Korban langsung dibawa ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong,” terangnya.

BACA JUGA :  Ratusan Ikan di Sungai Cileungsi Mati, Polsek Cileungsi Selidiki Penyebabnya

Ia mengatakan, atas perbuatannya pelaku dapat diancam hukuman penjara diatas 10 tahun bahkan lebih.

“Kami mengimbau kepada masyarakat khusunya orang tua agar tetap memantau anak-anaknya. Kita berlakukan jam malam mulai pukul 21.00 WIB, namun ada saja yang bisa keluar rumah tanpa diketahui orangtuanya,” jelasnya. (Supri)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Peristiwa