BIREUEN, INDONEWS – Sejumlah jembatan di jalan Medan-Aceh Kawasan Kabupaten Bireuen rawan kecelakaan. Hal itu karena pada malam hari, kondisi jembatan mencekam, tidak ada lampu sebagai penerang jalan, terutama jembatan Peudada Bireuen yang baru-baru ini juga terjadi kecelakaan.
Demikian dikatakan Jamal, masyarakat Buket Paya, Kecamatan Peudada Bireuen, kepada Media-IndoNews, Rabu (14/9/2022)
“Kalau dimalam hari saat kita melintas di kawasan jembatan, seperti memasuki terowongan, kelihatanya sangat angker. Apalagi saat musim hujan, di mana kita sendirian,” ungkapnya.
Jembatan yang tidak diterangi lampu ini, kata dia, sudah terjadi sejak lama. Padalah jalan sering dilintasi para pejabat tinggi. Namun sampai detik ini, belum ada yang memikirkan perbaikan.
“Padahal penerangan lampu jalan itu sangat penting bagi kebutuhan rakyat. Apalagi jembatan Peudada lokasinya bertepatan di tempat pelelangan ikan dan juga merupakan sebuah pasar yang biasanya terletak di dalam pelabuhan atau pangkalan pendaratan ikan. Di tempat tersebut juga terjadi transaksi penjualan ikan dan hasil laut baik secara lelang maupun tidak (TPI),” jelasnya.
Sebagai masyarakat Peudada Bireuen, Jamal berharap pemerintah melalui unsur dinas terkait untuk segera membantu pengadaan lampu sebagai penerangan jalan, terutama di lokasi jembatan Peudada maupun di sejumlah jembatan lainnya di Kabupaten Bireuen.
Sementara pihak yang berkopeten menyakut hal ini belum bisa dikonfirmasi wartawan, hingga berita ini ditayangkan. (Hendra)





























Comments