Pengungsi Desak Kepastian Pembangunan Huntap dan Huntara
BIREUEN, INDONEWS — Kondisi Kabupaten Bireuen saat ini dinilai belum sepenuhnya stabil. Di bawah kepemimpinan H. Mukhlis, ST, berbagai persoalan masih terus bermunculan pasca bencana banjir lumpur yang melanda beberapa bulan lalu.
Setelah polemik mengenai pembangunan Hunian Sementara (Huntara) dan Hunian Tetap (Huntap) belum menemukan titik terang, kini muncul kembali aksi demonstrasi dari para pengungsi.
Mereka mendatangi Kantor Pusat Pemerintahan Bupati Bireuen untuk menyampaikan tuntutan terkait kepastian pembangunan rumah permanen bagi korban terdampak bencana.
Dalam aksi tersebut, para pengungsi meminta pemerintah daerah memberikan kejelasan mengenai waktu pembangunan Huntap. Selain itu, mereka juga mendesak agar pemerintah segera membangun Huntara sebagai tempat tinggal sementara hingga rumah permanen selesai dibangun.
Para pengungsi yang saat ini masih bertahan di bawah tenda di kawasan Kantor Pusat Pemerintahan Bireuen bahkan meminta Bupati untuk menandatangani surat pernyataan resmi terkait jadwal pembangunan rumah mereka.
Jika tuntutan tersebut tidak dipenuhi, mereka menyatakan akan tetap bertahan dan berdomisili di kawasan kantor pemerintahan tersebut hingga ada kepastian dari pemerintah.
Hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan resmi dari pimpinan daerah karena Bupati Bireuen dikabarkan sedang berada di luar kota.
“Kepemimpinan bukan hanya tentang kekuasaan, tetapi tentang keberanian mengambil keputusan demi kepentingan rakyat.” Masyarakat pun berharap pemerintah daerah dapat segera menghadirkan solusi nyata agar para korban bencana memperoleh kepastian dan keadilan yang mereka harapkan. (Hendra)





























Comments