SUKABUMI, INDONEWS – Hari Kemerdekaan Indonesia tentunya selalu diisi dengan ragam perlombaan yang dapat diikuti oleh seluruh masyarakat. Begitu pula yang dilakukan oleh warga Kampung Nyangkowek, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Semarak Dirgahayu yang ke 78 sangat bergemuruh di Kampung Nyangkowek RW 06. Diketahui bahwa Ketua Panitia Lomba, yakni saudara Odut (ujang), Anda dan rekan-rekan lainya yang turut memeriahkan lomba untuk meningkatkan antusiasme para peserta acara, serta menumbuhkan rasa nasionalisme juga patriotisme. Acara yang telah disusun dengan baik ini pun tak luput dari peran Ketua RW 06, Didin.
“Saya sangat bahagia melihat semua warga ikut menyemarakan lomba Agustusan. Tentulah acara ini dapat berjalan tertib berkat semangat gotong-royong dalam menggalang dana untuk melaksanakan kegiatan lomba,” katanya.
“Pada akhirnya semua telah berjalan sesuai dengan yang diharapkan tanpa ada hambatan. Untuk Hadiah bagi pemenang lomba akan diberikan cinderamata seadanya, karena hal ini bukan menjadi tujuan utama dalam mengikuti lomba, akan tetapi ikut hadir memeriahkan lomba supaya ramai dan membara saat warga mengikuti lomba-lomba tersebut,” tambahnya, Kamis (17/8/2023).
Adapun lomba yang diikutsertakan adalah lomba balap kelereng, lomba balap makan kerupuk, lomba kait sairan, lomba balap karung, lomba joget balon, dan masih banyak lagi.
Semua yang berpartisipasi sangat menyambutnya dengan antusias dan penuh semangat. Mereka rela mengikuti perlombaan dikala panas matahari yang sangat terik.
Banyak adegan lucu yang tersempil saat acara berlangsung. Seperti pada lomba kerupuk beberapa anak menggunakan tangannya untuk lebih cepat menang, adapula yang joget dengan goyangan yang nyeleneh. Aksi-aksi yang dilakukan itu kerap mengundang banyak tawa.
Sementara itu, Ati Perawati selaku ibu dari anaknya yang memenangkan sesi lomba kelereng, beliau mengatakan bahwa dirinya sangat bergembira menyambut HUT RI yang ke-78.
Semua pihak yang terlibat, termasuk tokoh masyarakat, sudah sangat berperan penting demi menyemarakan kegembiraan lomba 17 Agustus-an. Walaupun terkesan sederhana, namun acara tadi berlangsung sangat pecah dan spektakuler.
Disamping dari kekurangan yang ada, tapi segalanya dapat tertutupi oleh beragam momen ceria yang hadir dari warga saat mengikuti perlombaan tersebut. (Yahya/Andi)





























Comments