SUMEDANG, INDONEWS | Anggota DPRD Kabupaten Sumedang dari Fraksi Golkar, Lady Puspita menggelar Reses Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025–2026 di Dusun Warung Cina RT 02 RW 03, Desa Mangunarga, Kecamatan Cimanggung, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang dihadiri sekitar 50 warga tersebut menjadi ajang bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan keluhan secara langsung kepada wakil rakyat di daerah pemilihan mereka.
Dalam dialog tersebut, sejumlah persoalan disampaikan warga. Di antaranya terkait kondisi para lansia yang masih produktif namun kesulitan memperoleh pekerjaan.
Warga berharap adanya program pemberdayaan seperti pelatihan dan pengembangan UMKM agar para ibu lansia dapat memiliki penghasilan tambahan.
Selain itu, warga juga mengeluhkan sejumlah kepesertaan BPJS Kesehatan yang sudah tidak aktif, sehingga menyulitkan mereka saat membutuhkan layanan kesehatan.
Persoalan ketenagakerjaan juga menjadi sorotan. Warga menyampaikan bahwa meskipun Desa Mangunarga berada di kawasan industri, banyak pemuda setempat yang kesulitan mendapatkan pekerjaan. Bahkan, menurut warga, tidak jarang lowongan kerja di perusahaan sekitar justru diisi oleh tenaga kerja dari luar daerah.
“Ada pabrik, ada lowongan, bahkan sudah mengikuti proses wawancara, namun yang diterima bekerja justru dari luar wilayah,” ungkap salah seorang warga.
Warga juga menyampaikan tingginya angka putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi. Sementara itu, sebagian besar perusahaan mensyaratkan minimal ijazah SMA untuk bisa bekerja. Masyarakat berharap ada kebijakan atau prioritas bagi warga sekitar untuk bekerja di perusahaan-perusahaan di Desa Mangunarga.
Selain itu, warga RW 03 juga mengusulkan adanya bantuan kendaraan operasional yang dapat digunakan untuk mengantar warga yang sakit, melahirkan, maupun keperluan darurat lainnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Lady Puspita mengatakan bahwa pihaknya akan menyampaikan usulan warga kepada Pemerintah Kabupaten Sumedang, termasuk mendorong kerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM untuk program pemberdayaan masyarakat.
“Fungsi DPRD tidak bisa mengeksekusi langsung program, tetapi kami bisa mengusulkan dan memperjuangkannya melalui pembahasan anggaran maupun rapat paripurna,” ujar Lady.
Anggota Komisi II DPRD Sumedang yang membidangi perekonomian, perikanan, dan peternakan itu berharap pada tahun anggaran berikutnya dapat dialokasikan program bantuan modal UMKM serta pelatihan bagi ibu-ibu lansia.
Lady menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan bagian dari tugas DPRD untuk menyerap aspirasi, melakukan pengawasan, serta mengetahui secara langsung kondisi masyarakat di daerah pemilihannya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan dukungan sehingga dirinya terpilih sebagai anggota DPRD pada Pemilu 2024 lalu.
Setelah kegiatan reses di Desa Mangunarga, Lady Puspita melanjutkan agenda reses di Teras Gunung Geulis, Desa Jatiroke. Dalam pertemuan tersebut, ia berdialog dengan kelompok tani muda serta pemuda KNPI Jatinangor.
Pada kesempatan itu turut hadir sejumlah tokoh masyarakat, mahasiswa, Kepala Desa Jatimukti Roni Hermawan, serta Sekretaris Desa Jatiroke Yadi Cahyadi.
Di momentum bulan suci Ramadan, Lady Puspita juga menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. (*)





























Comments