0

Bangun Budaya Hidup Bersih Pascabencana

BIREUEN, INDONEWSPalang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bireuen melaksanakan kegiatan Promosi Kebersihan (Promkeb) berupa edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) di UPTD SD Negeri 11 Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan Promkeb CTPS tersebut menyasar siswa sekolah dasar di Kecamatan Kuta Blang, yang merupakan salah satu wilayah terdampak parah bencana banjir bandang dan tanah longsor pada 26 November 2025 lalu.

Dari total 61 siswa, sebanyak 34 siswa mengikuti kegiatan edukasi dengan penuh antusias.

Ketua PMI Kabupaten Bireuen, Edi Saputra yang akrab disapa Edi Obama, menjelaskan bahwa kegiatan Promkeb CTPS bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, khususnya pascabencana.

“Edukasi ini sangat penting agar anak-anak terbiasa menjaga kebersihan diri sejak dini, terutama setelah bencana yang berisiko menimbulkan berbagai penyakit,” ujar Edi Obama.

Ia menambahkan, selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme tinggi saat mengikuti demonstrasi cuci tangan pakai sabun yang dipandu oleh Tim Promkeb PMI Bireuen bersama Tim WASH PMI Pusat.

BACA JUGA :  Aceh Jaya Usulkan Lima Lokasi WPR di Tiga Kecamatan

Para relawan PMI turut mendampingi siswa dalam praktik langsung mencuci tangan dengan benar di lingkungan sekolah.

“Siswa terlihat senang dan aktif saat praktik cuci tangan pakai sabun. Mereka langsung mempraktikkannya, sehingga mudah dipahami dan diingat,” terangnya.

Melalui kegiatan ini, PMI Kabupaten Bireuen berharap pengetahuan serta kesadaran siswa terhadap perilaku hidup bersih dan sehat dapat meningkat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Promkeb merupakan bagian dari program pemulihan pascabencana banjir dan tanah longsor,” pungkas Edi Obama.

Sebagai pesan moral dari kegiatan tersebut, PMI menegaskan bahwa kebersihan adalah langkah kecil yang berdampak besar.

“Tangan yang bersih bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga menjadi wujud kepedulian kita terhadap kesehatan orang lain. Dari kebiasaan sederhana inilah masa depan yang lebih sehat dibangun.” (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.