0

BOGOR, INDONEWS – Isu tentang dugaan praktik prostitusi di Apartemen Gunung Putri Square, Jalan Mercedes Benz Nomor 257, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor membuat geram pihak desa setempat. Hal itu disampaikan Kades Cicadas, Dian Hermawan kepada Indonews, Rabu (18/1/2023).

“Jelas kami menolak keras, jika memang isu tersebut benar adanya. Apartemen seharusnya digunakan sebagaimana mestinya, dan bukan disalahgunakan untuk berbuat yang melanggar norma agama dan hukum,” ujarnya.

“Saat ini saya sudah koordinasi dengan RT dan RW setempat dalam mengantisipasi isu yang beredar kurang enak didengar itu,” tambahnya.

Pihaknya berharap agar pihak managemen menjadikan apartemen tersebut untuk hal-hal yang positif, dan melarang keras jika dijadikan hal-hal negatif.

“Jika benar dijadikan hal negatif, pastinya bukan hanya pihak desa saja, tapi masyarakat pun juga akan bereaksi,” tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah penghuni tetap Apartemen Gunung Putri Square mengaku resah dengan adanya aktivitas yang diduga menyimpang dari aturan. Hal itu seperti dugaan tempat tersebut yang dijadikan tempat prostitusi online.

BACA JUGA :  Kabupaten Bogor Sabet Penghargaan UHC Award 2026 Kategori Madya

Dari informasi yang dihimpun, dugaan para pekerja Seks Komersial (PSK) yang berseliweran tersebut terindikasi menyewa kamar perjam bahkan harian bersama pasangannya. Aktivitas itulah yang membuat warga lainnya yang berstayus penguni tetap Apartemen Gunung Putri Square mengaku resah, lantaran disinyalir adanya aktivitas prostitusi terselubung di apartemen tersebut.

“Dalam kurun waktu beberapa bulan belakangan ini, saya merasa terganggu dan resah adanya aktivitas yang terjadi di Apartemen Gunung Putri Square ini. Dimana terindikasi menjadi tempat prostitusi, sehingga sudah tidak senyaman seperti sebelum-sebelumnya,” ucap A, penghuni apartemen Gunung Putri Square tersebut, belum lama ini.

Ia mengaku, para PSK menggunakan aplikasi Mi-chat untuk menjaring lelaki hidung belang dan diajak ke kamar yang telah disewa teesebut. Sebagai warga dan penghuni tetap Apartemen Gunung Putri Square, ia merasa risih dan terganggu adanya oknum yang memanfaatkannya untuk dijadikan dugaan prostitusi tersebut.

“Itu salah satu yang membuat saya sebagai warga di apartemen ini tidak nyaman,” jelasnya.

Sementara pihak Manajemen Apartemen Gunung Putri Square, Ahmad dikonfirmasi wartawan tidak menjawab hingga berita ini diturunkan. (Firm)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor