BANDUNG, INDONEWS – Keluarga Besar Jabar Bergerak, melalui milad ke 4, tahun 2023 berbagi di sejumlah kota kabupaten se Jawa Barat (Jabar) yang digelar di GOR Arcamanik, Sabtu (22/2/2023).
Hadir pada kesempatan itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, didampingi Ketua Umum Jabar Bergerak Ny. Atalia Praratya Kamil, jajaran pengurus dan anggota Jabar Bergerak serta tamu undangan lainnya.
Ridwan Kamil mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya milad ke 4 Jabar Bergerak.
“Semoga kedepannya lebih baik dan meningkatkan dalam berbagi. Bergaulah dengan orang-orang Sholeh, apabila ingin tergolong orang Sholeh. Kalau ingin bahagia bergaulah dengan orang bahagia,” ungkapnya.
Kemudian, Ny. Atalia secara langsung memberikan penghargaan kepada kota kabupaten yang berkolaboratif, terinofatif dan teresponsif serta kepada sejumlah relawannya.
“Jabar Bergerak sebuah organisasi non pemerintah yang ingin selalu berbagi dan ingin menebar kebaikan kepada masyarakat. Melalui Jabar Bergerak mampu berkalborasi dengan stakeholder untuk mensejahterakan masyarakat Jabar,” jelasnya.
Di tempat sama, Ketua Pelaksana Milad ke 4 Jabar Bergerak, Dr. Siska Gerfianti M. Hkes., menjelaskan, Jabar Bergerak didirikan 18 Februari 2019, dari kalangan orang-orang yang memang berbagi dalam kebaikan, dan kebermanfaatan.
“Intinya adalah memperkokoh gerakan, dan meluangkan kemanfaatan. Alhamdulillah selama perjalanan roda organisasi ini yang sudah menginjak ke 4, dari 625 ranting dari 27 kabupaten kota, se Jawa Barat sudah terbentuk kepengurusannya di masing-masing ranting,” jelasnya.
Salah satu program unggulan Jabar Bergerak di antaranya, pendidikan, kesehatan, lingkungan, pariwasata, kuliner dan budaya. Kemudian sosial, di antaranya bedah rumah di setiap kabupaten kota, membuat MCK bersama, dan pembagian sembako ke daerah terpencil.
“Target kedepannya, semakin banyak teman-teman yang bergabung dengan Jabar Bergerak, serta memperkuat kebersamaan dan menebar kebaikan,” pungkasnya.
Selanjutnya pemberian penghargaan ke beberapa kota kabupaten yang teresponsif, terinofatif, terkalboratif maupun relawan terbaik, di antaranya; Korwil terbaik Dr. A.Nurhasan, kota kabupaten teresponsif 1 Kota Banjar, teresponsif II Kota Bandung, dan teresponsif lll Kabupaten Tasikmalaya. Kemudian kota kabupaten terinofatif l; Kota Bogor, terinofatif II Kabupaten Cianjur, terinofatif lll Kabupaten Garut.
Adapun kota kabupaten yang terkolaboratif l; Kabupaten Purwakarta, terkolaboratif II; Kota Cirebon, terkolaboratif III Kota Depok.
Selanjutnya relawan terbaik l; lsal Ceamais, relawan terbaik ll: Reni Jatnikasari (Kabupaten Bandung), dan relawan terbaik lll; Deni (Kabupaten Sukabumi).
Terakhir untuk best dresscode terbaik, Prof. Umy Narimawati M.Si, kemudian H. Dedi Supandi S. STP., MSi.
Hal serupa disampaikan Netasya, sebagai kota terkolaboratif II (Kota Cirebon), saat dihubungi Media-Indonews.com. Ia mengaku sudah mencatat 452 kolaboratif menebar kebaikan, dan kebermanfaatan, yang tidak hanya untuk Jabar saja, tapi untuk Indonesia, sesuai tema “Mengokohkan Gerakan Meluaskan Kemanfaatan”. (A. Rochim S/Yani Sumiati)




























Comments