BEKASI, INDONEWS | Lurah Jatibening Baru menyambangi rumah duka bocah berusia 7 tahun yang hanyut dan masuk ke dalam gorong-gorong selokan.
Korban sempat dicari tim Basarnas, pemadam kebakaran dan warga. Pada pukul 03.30 WIB, korban Muhammad Azam Aljufri, warga jalan Ray Jatibening Gor Trijaya, RT 02, RW 04 Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Saat ditemukan, jasad korban dalam keadaan telungkup berbaur dengan sampah.
Atas kejadian ini, Ketua RW 04, Suharto mengimbau orangtua agar selalu menjaga anak-anaknya, terlebih saat ini cuaca sedang kurang baik, terkadang terjadi hujan.
“Kita harap kejadian ini tidak terulang kembali. Saya mengimbau orantua mengawasi anak-anaknya. Jaga mereka,” kata pak Brow, sapaan Suharto.
Sementara Lurah Jatibening Baru, Badru Tamam menjelaskan pencarian korban dibantu oleh tim dari kelurahan, yaitu tiga pilar.
“Saat pencarian, karena sudah larut malam yaitu pukul 10.00 WIB, pencarian kita hentikan sementara. Tapi Alhamdulillah tadi malam saya mendapat laporan dari warga bahwa anak tersebut pada pukul 03.30 pagi sudah diketemukan,” katanya.
Ia juga berharap masyarakat khususnya di Kelurahan Jatibening Baru selalu tetap menjaga anak-anaknya pada waktu hujan.
Di tempat terpisah, keluarga korban, Haryadi menjelaskan, sebelum kejadian anaknya bermain hujan-hujanan di depan masjid. Lalu sang anak mengejar botol hingga terjatuh dan masuk ke gorong-gorong.
“Warga sempat menjebol gorong-gorong namun tidak ada hasil. Setelah pencarian, pada pukul 03.00 WIB korban ditemukan mengambang di kali dengan posisi badannya penuh dengan sampah. Yang kelihatan hanya tangan dan kepala,” jelas Haryadi. (Supri)





























Comments