0

BIREUEN, INDONEWS – Lima tahun lebih lamanya, kasus kebutuhan air bersih bagi kebutuhan masyarakat Desa Cot Ijue Kecamatan Peusagan Bireuen belum teratasi, termasuk ada beberapa gedung perkantoran pemerintahan dan sekolah.

“Dengan tidak adanya jaringan air bersih, demi memenuhi kebutuhan mereka terpaksa harus mengambilnya berkisar dengan jarak 100-150 meter. Sedangkan untuk Kantor Cabang Dinas Pendidikan Cabang Bireuen dalam sebulan mereka harus menyewa truck Air PDAM hinga 5 sampai 6 kali dikalikan 300 per satu truck berarti dalam perbulanya mereka harus mengeluarkan dana Rp. 1.800.000.

Itu pun kalau tidak ada pertemuan, namun bila ada pertemuan dengan pihak kepala sekolah dan guru kemungkinan besar biaya yang keluar di setiap bulanya cukup besar.

Hal ini disampaikan, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bireuen (Kacabdin), Abdul Hamid, Rabu (28/9/2022) IndoNews.com di ruang kerjanya.

Sebelumnya maslah ini sudah beberapa kali disampaikan dalam rapat bersama mantan Bupati Bireuen Drs. H. Muzakkar lalu keburu habis masa jabatan, jadi kelanjutan masalah ini terputus.

BACA JUGA :  Tak Miliki Air Bersih, Janda Korban Tsunami Memohon Perhatian Pemerintah

Dengan masuknya Pj. Bupati Bireuen Aulia Sofyan Ph.D, Kacabdin sangat mengharapkan untuk bisa menyelesaikan persoalan ini dengan secepatnya, dimana jaringan air bersih sudah sangat mendesak, bagi kebutuhan mereka. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.