DEPOK, INDONEWS – Kapolresta Depok, Kombes Pol Abdul Waras, memimpin langsung Apel Siaga Kamtibmas yang digelar di halaman Apartemen Zam-Zam, Jalan Margonda.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan penuh jajaran kepolisian bersama masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Kota Depok.
Dalam arahannya, Kapolres menekankan bahwa keterlibatan organisasi kemasyarakatan dan berbagai elemen warga menjadi bukti kuat semangat kebersamaan dalam menciptakan lingkungan yang aman.
Ia menyoroti dinamika sosial yang berkembang cepat, termasuk potensi provokasi melalui media sosial maupun persaingan antar kelompok yang dapat memicu gangguan keamanan.
Sinergi tersebut difokuskan pada lima aspek utama keamanan, yakni terciptanya rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas, pengguna jalan, serta pelaku usaha. Selain itu, keamanan rumah ibadah dan ruang digital juga menjadi perhatian penting.
Menurutnya, suasana yang nyaman harus diwujudkan melalui kehadiran negara yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Terlebih menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri, situasi yang teduh dan kondusif menjadi prioritas utama.
Menyambut bulan suci, Kapolres menyampaikan lima arahan khusus agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk. Warga diimbau untuk menaati aturan di ruang publik, menjaga etika dalam bermedia sosial, serta menghindari konvoi liar maupun tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran seluruh peserta apel mencerminkan komitmen bersama dalam mencegah berbagai potensi ancaman keamanan. Masyarakat diminta tegas menolak ujaran kebencian serta lebih bijak menyaring informasi sebelum menyebarkannya agar ruang digital tetap sehat.
Setiap permasalahan di lingkungan diharapkan dapat diselesaikan secara bermartabat tanpa aksi main hakim sendiri. Warga diminta berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas maupun tokoh agama setempat jika terjadi persoalan.
Menjelang musim mudik, pengamanan lingkungan melalui ronda terjadwal perlu diperkuat guna mencegah kejahatan jalanan dan aksi tawuran, dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis. Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan indikasi gangguan keamanan kepada kantor kepolisian terdekat atau melalui layanan darurat 110.
Ia menambahkan, Polri menghargai penyampaian aspirasi secara damai, namun tidak akan mentolerir tindakan anarkis yang merugikan masyarakat.
Apel siaga ini menjadi pesan tegas bahwa kepolisian tidak bekerja sendiri dalam menjaga kondusivitas kota. Kerja sama antara aparat dan elemen masyarakat menjadi kunci utama terciptanya keamanan bersama.
“Mari kita wujudkan ‘Jaga Warga – Jaga Depok’ sebagai gerakan nyata yang dapat dilihat, diukur hasilnya, dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat,” tutupnya. (Gustini)





























Comments