0

BOGOR, INDONEWS – Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor menyelenggarakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kecamatan, Rabu (7/9/2022)

Sesuai dengan surat edaran dari Gubernur Jawa Barat, acara ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya di tiap kecamatan, dengan tujuan menyeleksi peserta terbaik masuk ke tingkat kabupaten bahkan tingkat provinsi dan pusat.

Acara dihadiri MUI desa, MUI kecamatan, DMI Dewan Masjid Kecamatan Tenjolaya, Koramil, Polsek, dan para pemimpin Pondok Pesantren.

Jumlah peserta yang mengikuti perlombaan ini berjumlah 90 orang, terdiri dari cabang Tilawah Anak-Anak Putera 18 orang, cabang Tilawah Anak-Anak Puteri 5 orang, Tilawah Remaja 41 orang, Tilawah Remaja Puteri 13 orang, dan Tilawah Dewasa Putera 13 orang.

Camat Tenjolaya, Farid Ma’ruf mengatakan, dengan MTQ ini generasi muda dan masyarakat semakin bersemangat untuk mempelajari Al-Qur’an dan menjunjung tinggi nilai-nilai agama.

“Mudah-mudahan gema serta syiar saat dan pasca MTQ ini dapat memberikan keberkahan bagi jajaran pemerintah dan seluruh masyarakat, khususnya Kecamatan Tenjolaya,” ungkap Farid.

“Saya berharap MTQ yang syarat dengan syiar Islam ini benar-benar memberi dampak pada terciptanya kesalehan sosial masyarakat dan tercapainya Tenjolaya Berkeadaban,” tuturnya.

BACA JUGA :  Dari Aktivis Hingga Calon Wabup, Ini Profil Musyafaur Rahman

“MTQ bukan sekedar menang atau kalah dalam seni membaca Al-Qur’an. Yang terpenting adalah sebagai syiar bagi umat Islam untuk menggemakan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari – hari,” masih kata Farid.

Sementara Sekretaris Kecamatan Tenjolaya, H. Sanwani menjelaskan bahwa penyelenggaraan MTQ tingkat Kecamatan Tenjolaya bertujuan untuk mencari bibit-bibit Qur’ani yang diharapkan bisa mewakili Kecamatan Tenjolaya pada MTQ  tingkat Kabupaten Bogor.

“Sselain itu, tujuan MTQ adalah moment untuk para kader qur’ani, memahami, mempelajari dan menghayati Al-Quran,” jelasnya.

Di tempat sama, Lukman selaku Staff Publikasi Kinerja Kecamatan Tenjolaya menyampaikan bahwa peserta MTQ ini kebanyakan diambil dari pesantren.

“Kegiatan ini untuk memotivasi para santri atau masyarakat lainnya di Kecamatan Tenjolaya untuk gemar membaca Al-Qur’an agar ke depannya bisa membimbing atau bahkan membina masyarakat lainnya yang masih belum bisa atau belum tertarik membaca Al-Qur’an,” kata Lukman.

Ia menyebutkan, hadiah yang akan diterima oleh para pemenang nantinya berbentuk trophy dan uang tunai.

“Jadi intinya MTQ bukan sekedar menang atau kalah dalam seni membaca Al-Qur’an. Yang terpenting adalah sebagai syiar bagi umat Islam untuk menggemakan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari- hari,” tukasnya. (Cici/Adv)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor