0

LAMPUNG UTARA, INDONEWS – Polres Lampung Utara menerjunkan 125 personel dalam rangka pengamanan aksi damai soladiritas Rempang oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kotabumi, Senin (25/9/2023).

Sebelum melaksanakan pengamanan Kapolres Lampura AKBP Teddy Rachesna, S.H., S.I.K., M.Sim memimpin Apel dan Tactical Wall Game (TWG) dalam rangka kesiapan pengamanan aksi damai tersebut.

Aksi damai dimulai dari Sekretariat IMM menuju Tugu Payanmas kemudian Kejaksaan Negeri dan Polres Lampung Utara dilanjut ke kantor DPRD Lampung Utara dengan menggunakan 1 unit mobil komando dan puluhan R2.

AKBP Teddy Rachesna mengatakan, pengamanan ini dilakukan untuk menunjukan kesiapan kehadiran polisi ditengah masyarakat untuk memberikan pengayoman terhadap peserta aksi damai.

“Saya ucapkan terima kasih sampai dengan saat ini situasi kondusif silahkan menyampaikan aspirasi tapi masih dalam koridornya,” jelas Teddy.

Terkait pernyataan sikap peserta aksi kapolres menjelaskan apa yang terjadi di Rempang Batam itu merupakan atensi bagi polres.

“Kedepannya terkait dengan permasalahan lahan itu, Polres Lampung Utara dalam hal ini lebih mengedepankan kepada pendekatan humanis dan persuasif,” katanya.

BACA JUGA :  Personel Lampura dan Warga Evakuasi Pohon Tumbang di Jalinsum

Kapolres menambahkan, langkah-langkah antisipasi kriminalitas mulai dari fungsi binmas untuk bhabinkatibmas menyampaikan sosialisasi, para personel Samapta melakukan pengaturan penjagaan patroli juga dan fungsi reskrim juga sebagai titik akhir untuk ungkap kasus.

“Terkait dengan mafia minyak sampai dengan saat ini kami masih terus melakukan upaya-upaya penyidikan ada beberapa laporan yang sudah kami tindak lanjuti jadi setahun terakhir sudah ada 4 kasus yang sudah kami laksanakan penegakam hukum yaitu terkait dengan BBM yang sudah kami tindaklanjuti sampai ke kejaksaan sampai tahap P21,” kata AKBP Teddy.

“Sampai saat ini setiap ada permasalahan ataupun laporan kami tindak lanjuti. bagaimana kedepannya kejadian-kejadian penimbunan pengoplosan BBM di Kabupaten Lampung Utara tidak ada lagi,” katanya.

Setelah menyatakan sikap dan diterima oleh Kapolres Lampung Utara, para peserta aksi damai berangsur-angsur meninggalkan Polres Lampung Utara menuju ke Kantor DPRD Lampung Utara. (Andre)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Peristiwa