0

Camat Ungkap Berbagai Pencapaian

BEKASI, INDONEWS Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Kota Bekasi menjadi momentum refleksi bagi Pemerintah Kota Bekasi dalam melihat perjalanan pembangunan yang telah dilalui sekaligus merumuskan langkah ke depan.

Seperti halnya peringatan HUT ke-29 Kota Bekasi yang digelar Kecamatan Pondokgede di Pendopo dan Halaman Kecamatan Pondokgede, Kota  Bekasi, Kamis (30/4/2026) dengan Tema ‘Asta Cita Bersama Toleransi Untuk Harmonisasi Lintas Agama Menuju Indonesia Maju’.

Dalam sambutannya, Camat Pondokgede  Zainal Abidin Syah menyampaikan  bahwa berbagai capaian telah diraih Kota Bekasi. Namun demikian, ia menegaskan bahwa masih terdapat sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan bersama demi mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan.

Zainal menyampaikan bahwa Kota Bekasi saat ini meraih Penghargaan Indeks Kota Toleran (IKT)  yang ke-5 se Indonesia. Wali kota berharap Kota Bekasi menjadi kota yang paling toleran di indonesia.

“Tentu sudah banyak capaian yang diraih dan bisa kita persembahkan, tetapi masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama,” ujar Zainal.

BACA JUGA :  Halal Bihalal dan Tasyakuran Gedung Baru Kelurahan Jatiwarna

Camat juga menyinggung asta cita dan Indonesia Emas 2045 untuk menjadi negara maju, modern, dan berdaya saing global yang harus diikuti oleh provinsi dan kabupaten/kotanya.

Fokus utamanya adalah memanfaatkan bonus demografi dengan membangun SDM unggul, berkualitas, berpendidikan, serta sehat, terutama melalui peran generasi muda.

“Pembangunan SDM unggul dengan melakukan penanganan stunting, peningkatan gizi melalui makan bergizi gratis, dan peningkatan kualitas pendidikan dengan,” katanya.

Optimalisasi Generasi Muda

Selain itu, camat mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga Toleransi Lintas Agama, Lintas Suku, Lintas Profesi, Lintas Usia dan Lintas Pendidikan untuk semangat kebersamaan dan gotong royong, serta juga meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan Kota Bekasi tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat.

“Ini hanya bisa dilakukan apabila masyarakatnya bersatu, mau bergotong royong, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungannya. Pemerintah tentu hanya menggelorakan semangatnya, tetapi masyarakatlah yang bergerak bersama. Semoga tercapai Kota Bekasi yang nyaman dan sejahtera,” ucapnya.

BACA JUGA :  Tanah 1.000 Hektar di Desa Sukamekar Milik Ahli Waris Dikuasai Orang Lain

HUT Kota Bekasi ke-29 di Kecamatan Pondokgede dimeriahkan dengan gebyar UMKM dan layanan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) gratis. (Supri)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bekasi