BEKASI, INDONEWS | Wabah demam berdarah (DBD) melanda hampir di semua wilayah. Untuk mengantisipasi timbulnya wabah tersebut, pengurus RT dan warga bekerja keras mengadakan fogging (penyemprotan) ke seluruh rumah-rumah, salah satunya di wilayah RT 05, RW 02, Kelurahan Jaticempaka, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, Minggu (19/5).
Ketua RT 05, RW 02 Kelurahan Jaticempaka, Warsito menjelaskan, fogging oleh warga ini bertujuan untuk mengantisipasi wabah DBD.
“Kami pengurus RT 05 dan semua warga bekerja keras dalam pencegahan dan nengantisipasi jangan sampai wabah DBD tersebut melanda wilayah. Kami pun melakukan fogging (penyemprotan) di semua warga khususnya RT 05 ini dan hampir semua warga, baik rumah maupun pekarangannya tidak ketinggalan untuk penyemprotan DBD tersebut,” ungkap Warsito.
Warsito menuturkan, fogging ini sebenarnya sudah lama direncanakan berhubung baik pengurus maupun lainnya sibuk sempat tertunda.
“Hari ini terlaksana kegiatan fogging. Berharap untuk warga selalu menjaga kebersihan di lingkungan, terutama pada genangan air. Itu sebetulnya dari warga sendiri yang harus mengantisipasi dan memantau sarang-sarang nyamuk yang tidak bermanfaat,” harapnya.
Pihaknya mengimbau warga rajin menjaga kebersihan lingkungan masing-masing karena fogging hanya untuk mencegah supaya tidak terjadi DBD yang lebih besar lagi.
“Harapan kami warga jangan bosan-bosan untuk menjaga kebersihan lingkungan. Untuk yang terkena DBD, sudah kita arahkan dan sudah didatangi dari pihak kelurahan dan puskesmas,” paparnya.
Sementara Lurah Jaticempaka, Amir mengatakan, di Pondokgede terjadi peningakatan DBD.
“Di sini ada tiga 34 kader posyandu dan setiap posyandu mempunyai jumantik menangani dari 20.000 KK tentunya kita tidak sanggup dengan jumlah itu,” ucap Amir.
Ia juga mengimbau warga menjaga kebersihan terutama saluran air yang tidak mengalir, ban bekas, pas bunga dan tempat lembab.
Pihaknya juga mengingatkan warga agar membayar PBB tepat waktu karena sebagian untuk membangun sarana umum semisal saluran air (drainase) dan pengecoran jalan.
“Warga harus lebih aktif membayar PBB. Jangan menunggu adanya diskon. Warga yang ingin membayar PBB hari Selasa, silahkan menghubungi pamornya masing-masing,” pungkasnya. (Supri)





























Comments