0

INDONEWS, SUKABUMI — Kasi Sarpas Sekolah Dasar Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi Deni Hermawan, meninjau 2 ruang kelas yang ambruk di SDN Cicewol Desa Mekarsari Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (17/11/2022).

Deni mengatakan Dinas Pendidikan menerima laporan, bahwa ada sekolah ambruk di wilayah Cicurug, dan segera datang untuk melihat langsung ke lokasi atas instruksi Kepala Dinas.

Deni juga menambahkan bahwa dirinya  merasa prihatin dengan kondisi sekolah saat ini, dia menyampaikan bahwa Dinas Pendidikan akan berupaya  mendorong dilakukannya rehabilitasi ruang kelas yang ambruk tersebut.

“Kami merasa prihatin melihat kondisi seperti ini, namun hasil kujungan hari ini akan menjadi bahan intervensi program selanjutnya di SDN Cicewol tahun 2023, karena untuk tahun Anggaran 2022 ini sangat sulit karena sudah memasuki akhir tahun,” katanya.

Deni menambahkan, di sisi lain ia mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan dan seluruh komponen yang ada di wilayah Cicurug, baik dari unsur Kecamatan Cicurug, Koramil (Babinsa), relawan gabungan Cicurug Peduli dan Karang Taruna, serta tim guru dan tenaga pendidik yang telah mengamankan material sisa reruntuhan untuk kenyamanan dan keamanan lingkungan sekolah terutama bagi peserta didik dan para guru.

BACA JUGA :  Pekan Ceria Kampung Dongeng Lampung, Bentuk Generasi Cerdas

Terakhir Kasi Sarpras SD juga berpesan kepada kepala sekolah untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran seperti biasa, dengan tetap memperhatikan keamanan dan menyesuaikan kebutuhan mengingat sedang ada ruang kelas yang tidak bisa terpakai, selain itu diingatkan juga agar pihak sekolah menyampaikan kondisi ini kepada orang tua.

Sedangkan Kepala sekolah, Ateng Sukandar berharap ruang kelas yang rusak secepatnya dibangun kembali, dan bisa dibantu untuk membangun 2 ruang kelas tambahan.

“Sekolah kami masih kekurangan ruang kelas, demi kelancaran kegiatan belajar-mengajar di SDN Cicewol ini,” ucapnya.

Terakhir, kepala sekolah berharap agar penanganan ruang kelas yang ambruk dapat sesegera mungkin dilakukan demi menyelamatkan anak didik di sekolahnya. (Yogi Ramlan/Ndi)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Pendidikan