Teguhkan Komitmen Membangun BIREUEN
BIREUEN, INDONEWS – Ketua PMI Bireuen, Edi Saputra SH yang akrab disapa Edi Obama, bersama Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah BIREUEN, Hanafiah, resmi mengikuti yudisium Program Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) Aceh, Rabu (15/4).
Kehadiran keduanya dalam yudisium Angkatan XVII menjadi sorotan, bukan semata karena posisi strategis yang mereka emban di Kabupaten Bireuen, tetapi juga karena komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan tinggi.
Langkah ini mencerminkan bahwa kepemimpinan yang kuat lahir dari proses belajar yang tidak pernah berhenti.
Yudisium tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Rekomendasi LLDIKTI Wilayah XIII Banda Aceh Nomor 677/DST/LL13/DS.00.02/2026, dengan jumlah 28 lulusan.
Sejumlah pejabat daerah turut menjadi bagian dari prosesi ini, di antaranya Chairullah (Kasatpol PP) dan Azhari (Kepala BKPSDM).
Acara berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, termasuk Rektor UNIKI Dr. Zainuddin Iba, Dekan FEB Khairul Aswadi, Direktur Pascasarjana Dr. Azhari, serta unsur pimpinan lainnya.
Ketua Program Magister Manajemen UNIKI, Dr. Ir. Ibrahim, M.Si, menyampaikan bahwa capaian para lulusan merupakan bukti dari proses panjang yang dilalui dengan disiplin dan dedikasi tinggi.
“Para lulusan hari ini adalah representasi dari kerja keras dan ketekunan. Ilmu yang diperoleh hendaknya tidak berhenti pada gelar, tetapi menjadi cahaya yang menerangi langkah pengabdian bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Rektor UNIKI, Dr. Zainuddin Iba, menegaskan bahwa lulusan Magister Manajemen harus mampu tampil sebagai agen perubahan di tengah dinamika masyarakat.
“Gelar ini bukanlah garis akhir, melainkan titik awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Ilmu tanpa pengabdian akan kehilangan makna, dan jabatan tanpa integritas akan kehilangan arah,” tegasnya.
Sementara itu, Hanafiah mengungkapkan bahwa pendidikan di UNIKI memberikan dampak signifikan terhadap penguatan kapasitas kepemimpinan dan integritas pribadi.
“Kami merasakan bahwa proses pendidikan ini bukan hanya mengasah kemampuan akademik, tetapi juga membentuk karakter, memperluas wawasan strategis, serta meneguhkan nilai integritas dalam menjalankan amanah,” ungkapnya.
Direktur Program Pascasarjana UNIKI, Dr. Azhari, menambahkan bahwa hingga saat ini jumlah lulusan Magister Manajemen UNIKI telah mencapai 460 orang yang berkiprah di berbagai sektor.
“Ini adalah bukti bahwa UNIKI terus berkomitmen melahirkan sumber daya manusia unggul, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan zaman,” jelasnya.
Adapun 28 lulusan yang diyudisiumkan terdiri dari Azmi, Muntazar, Riza Wahyudi, Nurhadi Al Akbar, Cut Aja Mastura, Sri Handayani, Dedi Suyatno, Zulfikar, Gunawan, Fatimah, Samsurizal, Asril, Dewi Junita, Hendro Nursusilo, Husnum Rahmah, Chairullah, Azhari, Mutia Nanda, Idayani, Suryani, Ery Puspita, Sa’id Ramadhan, Nirwansyah, Jasmiati, M. Erifiandi, Faisal Kamal, Hanafiah dan Edi Saputra.
Yudisium ini menjadi momentum penting bagi para lulusan untuk melangkah ke tahap berikutnya dalam perjalanan karier dan pengabdian.
Dengan semangat profesionalisme dan integritas, lulusan Magister Manajemen UNIKI diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan.
Sebab pada akhirnya, keberhasilan sejati bukan hanya tentang gelar yang diraih, tetapi tentang seberapa besar manfaat yang mampu diberikan bagi sesama dan daerah yang dicintai. (Hendra)





























Comments