BOGOR, INDONEWS | Pelecehan seksual diduga dilakukan Kades Wargajaya, sebut saja Ooy, terhadap seorang wartawati inisial I, di Kantor Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Rabu (12/2) siang.
Kasus ini terjadi saat wartawati melakukan konfirmasi dan klarifikasi masalah di Pemerintahan Desa Wargajaya, namun Wartawati Kabar Daerah terkejut saat oknum kades tersebut tiba-tiba menyelipkan amplop diduga sebagai upaya gratifikasi, dengan alasan ongkos jalan.
Tetapi amplop diselipkan ke arah bagian sensitif sang wartawati dengan disaksikan salah wartawan lainnya bernama Warno.
I pun berteriak, “Kak kades itu kurang ajar! Ini pelecehan pak. Bapak ini pelecehan,” ujarnya sambil mengejar Kades Wargajaya tersebut yang berlalu ke dalam ruangannya.
I mengatakan, kejadian ini telah diadukan kepada managemen Kabar Daerah Regional Jawa Barat, seperti Kabiro Lukman Hakim dan Pimpinan Redaksi Yudiyantho P. Suteja sehingga mereka geram.
“Ini tidak boleh dibiarkan. Ini jelas bentuk pelecehan. Saya sebagai Kabiro Bogor Raya jelas merasa marah kepada oknum kades yang merendahkan wartawati kami. Ia juga merendahkan harga diri perempuan pada umumnya, jelas akan kami dari Media Kabar Daerah Regional yang sudah terverifikasi Dewan Pers akan melaporkan hal ini kepada pihak yang berwajib,” tegasnya.
Hal yang sama diutarakan Pimred Media Kabar Daerah Regional Jawa Barat, Yudiyantho P. Suteja saat ditelepon melalui sambungan Whatsapp.
“Jelas ini merupakan bentuk penghinaan yang dilakukan Kades Wargajaya kepada wartawati kami. Kami dari sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk membuat laporan polisi yang akan didampingi management dan Kuasa Hukum Media Kabar Daerah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pelecehan terhadap wartawatinya merupakan penghinaan secara fisik dan penghinaan secara organisasi.
“Oknum yang tidak menghormati perempuan harus dikasih pelajaran,” tukasnya.
Sementara itu, Jamaluddin SH, salah seorang Kuasa Hukum Media Kabar Daerah sekaligus Ketua LSM Gerbang Nusa saat diberitahu kejadian ini turut geram.
“Sudah bang kita laorkan ke polisi. Perbuatan itu sudah keterlaluan dan kurang ajar. Saya siap dampingi secara hukum, baik secara profesional maupun kelembagaan,” tegasnya.
Kemungkinan, besok Jumat (14/2) pihak Media Kabar Daerah dan Kuasa Hukumnya akan melaporkan kejadian ini ke Mako Polsek Sukamakmur. (Jaya)





























Comments