BIREUEN, INDONEWS | Masyarakat Kabupaten Bireuen mengeluh disebabkan terjadinya kelangkaan gas LPG 3 kilo gram yang setiap hari menjadi kebutuhan bagi ibu-ibu rumah tangga. Sebab tanpa gas, mereka tidak bisa memasak.
Hal ini seperti dikatakan Apaki, salah seorang masyarakat Desa Pulo Ara, Kota Juang, Bireuen, Selasa (5/11).
Menurutnya, kelangkaan gas LPG sering terjadi dan membuat masyarakat kesulitan dalam melakukan aktivitasnya demi memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Disamping langka, harga Gas LPG 3 kg dijual oleh pangkalan lebih dari harga HET, berkisar diatas Rp 22 ribu.
Oleh karena itu, Apaki berharap ada tindakan tegas dari pihak aparat hukum maupun dinas terkait, agar harga gas dijual sesuai aturan yang berlaku, mengingat perekonomian masyarakat saat ini sangat sulit.
Apaki juga menekankan kepada pemerintah daerah melalui dinas yang membidanggi persoalan ini, harus segera mencari tahu, apa sebab selalu terjadi kelangkaan gas LPG, kalau perlu melakukan razia.
Pantuan media ini, Selasa (5/11) setiap hari masyarakat di Bireuen selalu mencari gas dari satu pedagang ke pedagang lain. (Hendra)





























Comments