DEPOK, INDONEWS | Kepala SMP Negeri 16 Kota Depok, Agus Purwanto menilai Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Institusi Pendidikan yang dipimpinnya berlangsung lancar, tanpa ekses apapun.
MPLS di Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) ini, sebagaimana 33 SMPN lain di Depok, menggelar MPLS terhadap Siswa Baru selama tiga hari (15-17 Juli 2024).
SMPN 16 Depok yang berdiri pada Tahun 2009 beralamat di Jalan Pintu Air Tiga No. 30, Kelurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jawa Barat.
Berdasarkan penilaian tim guru, selain berlangsung tanpa kendala berarti, bobot paparan pemateri MPLS di SMPN 16 Kota Depok sesuai harapan. Sebanyak 378 peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2024/2024 sangat antusias mengikuti paparan pemateri.
Pengenalan awal corak dan karakter Pendidikan di SMPN se-Kota Depok terhadap peserta didik baru Lulusan SD diisi oleh pemateri Jurnalis Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Depok. Materinya bertema “Siswa Juara, Cerdas Bermedsos”.
Pihak lain yang dilibatkan, personel Kepolisian Resor Metro (Polrestro) dan Kodim 0508, serta pihak Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Depok.
“Kami menilai partisipasi berbagai pihak dalam pelaksanaan MPLS sangat membantu meletak dasar bagi sukses anak didik mengikuti semua proses pendidikan hingga tiga tahun ke depan,” ujar Kepsek Agus kepada pemateri PWI usai memberi pembekalan kepada siswa baru, Rabu (17/7).
Khususnya, kata Agus lagi, materi cara cerdas bermedsos dan pentingnya keterampilan menulis bagi siswa. Materi ini sangat bermanfaat.
Ditegaskan, atas bobot dan kemanfaatan ilmu yang disampaikan pemateri PWI Kota Depok di ajang MPLS, pihak berharap kerja sama dilanjutkan melalui program Ekstrakulikuler.
“Saya sebagai Kepsek dan para guru bersyukur Wartawan anggota PWI Kota Depok membantu menyukseskan MPLS tahun ini. Kami harap ini dilanjutkan, misalnya dalam kegiatan ekstrakuler jurnalistik atau penulisan,” harap Agus.
Menurut Agus, ilmu jurnalistik atau keterampilan menulis perlu diperkenalkan kepada peserta didik karena dapat meningkatkan kemampuan literasi.
Ekstrakulikuler jurnalistik diyakini meningkatkan kemampuan berpikir. Manfaatnya membantu siswa meningkatkan kemampuan analisis, berpikir, daya ingat, kosa kata, daya fokus, serta verbal.
“Semoga PWI Kota Depok bersedia melanjutkan kerja samanya dengan SMPN 16,” tukas Agus.
Muhammad Ridwan dan Gustini, pemateri MPLS dari PWI Depok di SMPN 16 Depok, menanggapi positif pemikiran dan harapan Kepsek Agus.
“Betul, pengenalan jurnalistik dasar secara intensif kepada siswa menunjang kesuksesan pendidikan mereka. PWI Kota Depok pasti menyambut baik harapan SMPN 16 tentang Ekstrakulikuler Jurnalistik.
Pemateri PWI Kota Depok menguji siswa baru di ajang MPLS SMPN 16 Kota Depok (17/7/2024), berjanji segera mengomunikasikan rencana pihak SMPN 16 kepada Ketua PWI Kota Depok Rusdy Nurdiansyah, agar dapat direalisasikan.
Pada kesempatan lain sebelumnya, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMPN Kota Depok Sumarno mengemukakan rencananya menggelar ekstrakulikuler di seluruh SMPN se-Depok pada Tahun Ajaran 2024/2025.
“Ide ini sudah lama sebenarnya. Semoga Ekstrakulikuler Jurnalistik di SMPN melalui kerja sama dengan PWI dapat segera diwujudkan,” ujar Sumarno, yang juga Kepsek SMPN 2 Kota Depok, kepada pers di ruang kerjanya pekan lalu. (Rid/gt)





























Comments