0
Memasuki usia satu dekade, sekolah di Lampung Utara ini buktikan literasi digital bisa lahir dari daerah. eBook berisi puisi, cerpen, hingga riset populer karya siswa resmi dirilis.

LAMPUNG UTARA, INDONEWS – SMAN 1 Abung Tengah merayakan Dies Natalis ke-10 dengan gebrakan literasi. Sekolah ini resmi meluncurkan eBook berisi kumpulan karya tulis orisinal siswa melalui program unggulan “One Year One Book”, Selasa, 9 Juni 2026.

Peluncuran menjadi momentum awal kepemimpinan Kepala Sekolah baru, Dra. Suryati AS., M.M. Ia menegaskan program ini lahir untuk menjawab tantangan zaman digital tanpa terhalang jarak geografis.

“Memasuki usia satu dekade, kami ingin membuktikan bahwa tantangan geografis bukan penghalang bagi siswa untuk menorehkan karya intelektual. Lewat eBook, setiap ide, riset populer, puisi, hingga cerpen hasil pemikiran siswa terdokumentasi rapi dan bisa diakses luas,” kata Dra. Suryati dalam sambutannya.

Program “One Year One Book” mewajibkan siswa menghasilkan minimal satu karya tulis berkualitas setiap tahun ajaran. Naskah-naskah terbaik kemudian dikurasi ketat sebelum dibukukan ke format digital.

BACA JUGA :  Jadi Narasumber Implementasi Kurikulum Merdeka, Ini Pesan Bunda PAUD Sukabumi

Pilihan eBook bukan tanpa alasan. Format digital dinilai paling efektif menjangkau pembaca lebih luas tanpa batas ruang dan waktu. Tujuannya: menjadikan SMAN 1 Abung Tengah barometer sekolah aktif literasi di tingkat provinsi.

Acara puncak Dies Natalis ke-10 ditutup dengan tiga agenda simbolis. Pertama, penyerahan gawai berisi eBook perdana kepada kepala sekolah. Kedua, prosesi pemotongan tumpeng. Ketiga, pameran karya digital hasil karya siswa yang digelar di lingkungan sekolah.

Dengan langkah ini, SMAN 1 Abung Tengah ingin menanamkan budaya menulis sejak dini. Harapannya, gerakan literasi tidak berhenti di seremoni, tapi terus berlanjut tiap tahun ajaran.

“Kami komitmen mengawal program ini. Target kami jelas: melahirkan generasi yang tidak hanya jago akademik, tapi juga berani menuangkan ide lewat tulisan,” pungkas Dra. Suryati AS., M.M. (Andre)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Pendidikan