BOGOR, INDONEWS | Calon Bupati Bogor, H.R Bayu Syahjohan diampingi istri Berliana Bayu Syahjohan menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Nurul Ikhsan, Jl. Kabandungan Cipulus, RT 2, RW 9, Desa Sirnagalih Kecamatan Tamansari, Kamis (18/9) malam.
Tampak jemaah atau warga setempat menyambut baik kedatangan Bayu Syahjohan beserta istri yang terlihat tetap sederhana. Sekitar 500 pasang mata pun tertuju kepada Bayu Syahjohan.

Sementara Bayu Syahjohan yang ditemui wartawan, mengaku bangga dengan kekompakan dan rasa cinta masyarakat Tamansari terhadap Nabi Muhammad SAW. Hal itu terlihat dengan membeludaknya warga pada acara akbar tersebut.
“Subhannalah luar biasa sekali bapak, ibu, adik-adik yang hadir di sini, sangat banyak. Ini mendandakan besarnya kecintaan kita terhadap Rasulullah. Hendaknya kita jadikan momentum Maulid Nabi ini untuk mengingat dan meneladani sosok Baginda kita, Muhammad SAW,” ucap Bayu.
Menjelang Pemilihan Bupati Bogor pada November 2024 mendatang, Bayu juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipatif mensukseskan pesta demokrasi tersebut dan menghasilkan pemimpin yang agamis serta mencintai rakyatnya seperti sifat Nabi Muhammad.
“Insha Allah saya akan ikut mencalonkan sebagai Bupati Bogor. Dan Insha Allah jika saya dikehendaki memimpin Bogor, hal pertama yang akan saya ingat adalah rakyat. Sagala rupi laku lampah simkuring dina mingpin Bogor kedah sapertos sifat Kanjeng Nabi. (Artinya: Segala tindakan saya dalam memimpin Bogor harus seperti sifat Nabi),” ungkap Bayu.
Dengan demikian, Bayu memohon doa dan dukungan dari seluruh warga, khususnya untuk membuat perubahan Kabupaten Bogor yang lebih baik, bersih, peduli masyarakat serta memiliki komitmen kuat mensejahterakan masyarakatnya.
“Kabupaten Bogor itu heterogen atau beragam, sehingga pemimpin nanti harus bisa memahami keberagamaan itu dan menyatukannya menjadi sebuah kebaikan,” katanya.
“Ulah milih pamingpin, bongan bangkong ka cai teu dimandikeun, bongan hirup gede bohong pasini jeung jangji teu dijadikeun. Jangan pilih pemimpin yang hanya sekadar janji, tapi tidak bisa menepati,” tandas Bayu.
Usai memberikan sambutan, Bayu pun lantas menyalami tokoh agama setempat sekaligus sahabatnya,Ustaz Khaer Semut dan Panitia Acara, Iskandar. (Bon)





























Comments