0

BOGOR, INDONEWS | Aparat Penegak Hukum (APH) terkesan tutup mata terkait adanya lahan tempat barang bekas yang diduga dijadikan tempat pengoplosan gas subsidi, di Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Adanya pemberitaan sebelumnya terkait aktifitas di lahan tersebut tidak menyurutkan mafia untuk melakukan aktivitas yang sampai saat ini masih beroprasi, sehingga terkesan aparat penegak hukum tutup mata.

Mirisnya, aktivitas tersebut diduga beroperasi sudah berlangsung lama, mereka bebas melancarkan aksi kegiatan di lokasi tersebut dengan aman.

Sementara, saat mencoba menghubungi Kapolres Bogor Kota untuk melakukan konfirmasi, namun sampai berita ini di tayangkan, kapolres tidak merespons pesan WhatsApp.

Sebelumnya, warga sekitar mengatakan, lokasi dijadikan tempat pengoplosan gas subsidi ke non subsidi tersebut sudah berlangsung lama, cuma buka tutup.

“Banyak kendaraan pick up dan truk yang membawa gas dengan ditutupi terpal, mobil tersebut mengangkut tabung gas elpiji yang diduga akan dioplos ke non dubsidi. Kami khawatir keselamatan jika terjadi ledakan,” ujarnya.

Dirinya pun merasa heran karena belum ada tindakan dari penegak hukum, padahal jelas melanggar aturan.

BACA JUGA :  Diduga Adanya Kerja Sama SPBU 34-144-14 Penjaringan Dengan Sindikat Mafia Penimbun Solar Ilegal, Gawat Supervisor Ngomong Gini

“Anehnya pihak penegak hukum sampai saat ini belum ada tindakan menangkap para oknum tersebut sehingga mereka masih leluasa menjalankan aktivitas ilegalnya dengan nyaman,” tutupnya. (Jaya)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Hukum