BOGOR, INDONEWS – Tim Pendamping Keluarga (TPK) Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor mendampingi dan mendata calon pengantin, ibu hamil, dan ibu nifas dalam rangka menekan kasus stunting.
Acara pendampingan dibawah naungan dinas BKKBN ini dilaksanakan di Aula Gedung Serbaguna Kecamatan Nanggung, Selasa (31/5/2022).
Pendampingan dimaksud adalah pendampingan kepada calon pengantin dengan dua kali kunjungan, bagi ibu pasca melahirkan dua kali kunjungan, ibu hamil 8 kali pertemuan, anak usia 0-2 tahun dan pada Anak Usia Balita (bawah 5 tahun).

Ketua TPK Kecamatan Nanggung, Ridwan mengatakan, program percepatan penurunan stanting juga dilakukan tim TPK sebanyak 8 kali pendampingan untuk ibu hamil.
“Peserta orientasi berjumlah 400 orang. Mereka mendapatkan biaya transportasi Rp. 120 ribu plus makan siang, snack, coffee break,” jelas Ridwan.
Ridwan menyampaikan bahwa acara orientasi ini dihadiri juga semua PKK, kader KB dan kader posyandu yang ada di Kecamatan Nanggung, mewakili desanya masing-masing.
Sementara Ketua Pos KB Desa Hambaro, Siti Amsoriah menyampaikan, hari ini juga dilaksanakan kegiatan orientasi TPK melalui online, dan pendampingan secara simultan.
“Program ini sangat baik sehingga maayarakat mendapatkan pembinaan agar lebih paham dan bisa menyampaikan permasalahan yang ada kepada TPK. Ibarat konsultan TPK menjadi jembatan untuk masyarakat yang memang benar-benar butuh pendampingan dan perbaikan wawasan masyarakat tentang kesehatan,” jelasnya. (Cici)




























Comments