Kapolresta Bogor Gelar Run Race Ramadhan 2026
BOGOR, INDONEWS – Jalan Dewi Sartika, tepat di kawasan Alun-Alun Kota Bogor, berubah menjadi lintasan lari dadakan yang meriah pada Sabtu malam (14/3/2026).
Ratusan pemuda tampak antusias mengikuti ajang Run Race Ramadan 2026 yang diinisiasi oleh Polresta Bogor Kota.
Acara yang mengusung konsep balap lari malam hari ini sukses menyedot perhatian warga. Tercatat, sebanyak 130 peserta beradu cepat satu lawan satu di lintasan aspal.
Tingginya animo masyarakat membuat panitia kewalahan, di mana tercatat lebih dari 200 orang mendaftar, meski sebagian belum dapat terakomodir pada edisi perdana ini.
Menariknya, kompetisi ini tidak hanya didominasi oleh kaum laki-laki. Sejumlah remaja putri atau kaum hawa juga tampak berani mengambil bagian, menambah keseruan perlombaan yang baru pertama kali digelar secara resmi di jantung Kota Bogor tersebut.
Dalam penyelenggaraannya, Polresta Bogor Kota menggandeng Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) dan DPD KNPI Kota Bogor.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengulangan kesuksesan program serupa yang pernah ia jalankan saat menjabat sebagai Kapolres Kabupaten Bogor.
“Kegiatan ini tentunya atas kolaborasi Polresta Bogor Kota dengan Pemkot Bogor, KORMI, serta KNPI Kota Bogor. Kami bekerja untuk melayani masyarakat, khususnya di bidang olahraga,” ujar Kombes Pol Rio Wahyu Anggoro, Sabtu (14/3) malam.
Lebih lanjut, Rio menegaskan bahwa ajang ini bertujuan untuk menjaga situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dengan cara yang positif.
Ia pun secara khusus meminta kepada jajaran TNI-Polri serta Satpol PP untuk tidak membubarkan kegiatan serupa, melainkan menjaganya agar tetap kondusif.
“Saya bermohon kepada Wakil Walikota untuk dipatenkan. Saya juga minta semua aparat tidak membubarkan acara seperti ini, justru kita harus jaga bersama-sama. Selain itu, kami hadirkan UMKM agar ekosistem ekonomi tetap berjalan,” tambahnya.
Inisiatif spontan namun terorganisir ini mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kota Bogor. Wakil Walikota Bogor, Jenal Mutaqin, yang hadir bersama Dandim 0606 Kolonel Inf Gan Gan Rusgandara dan Ketua KORMI Zaenul Mutaqin, mengaku kagum dengan transformasi balap lari jalanan menjadi event yang tertib.
Jenal Mutaqin menceritakan bahwa rencana ini baru dibahas bersama Kapolresta empat hari sebelumnya. Namun, berkat sinergi yang apik dengan KORMI dan KNPI Kota Bogor, acara ini dapat terlaksana dengan sukses.
“Kami mewakili warga mengucapkan terima kasih. Sesuai request Kapolresta, event Run Race Ramadan ini akan kita patenkan. Saya akan sampaikan langsung ke Walikota agar kedepannya bisa dilakukan di setiap kecamatan,” tegas Jenal.
Sebagai bentuk apresiasi atas semangat peserta, Jenal Mutaqin secara spontan menambah total hadiah sebesar Rp10 juta.
“Hadiah bukanlah ukuran utama, tapi kehadiran teman-teman di sini membuktikan bahwa masyarakat Kota Bogor cinta guyub dan cinta damai,” katanya, disambut riuh tepuk tangan ribuan penonton.
Suasana semakin pecah saat Kapolresta memerintahkan jajaran kepalanya (Kasat) untuk turun ke lintasan. Penonton disuguhi pemandangan unik saat Kasat Lantas berduel lari melawan Kasat Intelkam, serta Kasat Narkoba yang menantang Kasat Reskrim.
Akibat membludaknya pengunjung yang mencapai ribuan orang, akses Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Pabaton, sengaja ditutup total untuk memastikan keamanan jalur lomba. Meski padat, acara berlangsung aman dan menjadi hiburan alternatif yang positif bagi warga Bogor di bulan suci Ramadan. (Fauzy)




























Comments