0

BOGOR, INDONEWS – Eksekutif Masjid Mulya Makmur(e-Mas) yang dipimpin H. Agus Riadi menggandeng BSI untuk Masjid Berdaya dan Berdampak.

Acara dikemas dalam bentuk pelatihan Manajemen Masjid yang dilaksanakan di Masjid Jamie Nur Sa’adah yang berlokasi di Kampung Pintu Air, RT 03 RW 09, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, Jumat (13/3/2026).

Panitia menghadirkan tokoh Muharrik Masjid Nasional yang saat ini di MUI Pusat Ketua Bidang Dakwah, Drs. KH. Abdul Manan Abdul Ghani, MM.

Kh Manan berpesan kepada para Eksekutif Masjid untuk memakmurkan masjid sepenuh jiwa. Karena, hakekatnya, eksekutif masjid itu meneruskan perjuangan Nabi Ibrohim AS dan Nabi Ismail AS dalam mengurus Baitulloh.

“Masjid-masjid yang ada di bumi adalah rumah Allah. Masuk ke dalam Masjid, hakekatnya masuk ke RumahNya. Masuk ke rumahnya berarti terjaga keamanannya dan di MulyakanNya,” kata Agus Riadi.

Hal senada juga disampaikan Dr. Kh. Aim Zaimuddin Lc, MA, Waketum MUI Kabupaten Bogor yang juga membantu H. Agus mensyiarkan pesan para Eksekutif Masjid.

BACA JUGA :  Diduga Lakukan Wanprestasi, PT. Grenex Digugat PT. Daiken

“Pengurus masjid diharapkan benar-benar menjadi fasilitator dalam rangka mensucikan diri semua jamaah dan memberi rasa aman. Siapapun yang mengalami permasalahan hidup tempat yang paling tepat solusinya ada di rumah Allah tersebut, yakni masjid,” tegasnya, kepada sahabatnya H. Agus yang juga menjadi Ketua Umum di Yayasan Masjid Jamie Nur Sa’adah didampingi tandemannya saat di LTMNU, H. Mukhlissani, SE sebagai Bendahara Umum.

Panitia juga berterima kasih kepada mitranya, Bank BSI. Hadir dalam kesempatan tersebut dari BSI Pusat, Heru Komarujaman.

Kang Heru yang alumni pondok pesantren Babakan Ciwaringin Cirebon Jawa Barat dipertemukan dengan mentornya saat mondok Kh. Aim Zaimuddin (Kang Zaim) wasilah acara yang digagas Kang Agus, CEO e-Mas (Eksekutif Mulya Makmur).

Agus juga memuji kegigihan perjuangan dan kesabaran tim BSI Citeureup 1 Kabupaten Bogor dibawah Kacab Wahyu Hidayat dan asistennya Dita Pratiwi.

“Secara harokah beliau-beliau menurut kami, patut diapreasi oleh pimpinannya,” pungkas Agus. ***

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor