BIREUEN, INDONEWS — Dibalik deretan kios sederhana dan langkah-langkah kecil para pedagang yang kini mulai kembali menggeliat, tersimpan harapan besar warga Pasar Kering Blok M, Desa Meunasah Capa, Dusun Blok M, Kabupaten Bireuen.
Harapan itu tertuju kepada kepemimpinan Bupati Bireuen H. Mukhlis, ST bersama Wakil Bupati Ir. Razuardi, MT, agar pasar yang mulai hidup ini benar-benar tumbuh menjadi pusat ekonomi rakyat yang layak dan manusiawi.
Pasar Kering Blok M pernah menjadi saksi bisu keterpurukan. Sejak dibangun, pasar tersebut sempat ditinggalkan, bahkan diduga disalahgunakan untuk aktivitas yang tidak semestinya.
Tidak satu pun pemilik kios berani membuka usaha, sehingga bangunan pasar terkesan tua, sunyi, dan kehilangan ruhnya sebagai tempat perputaran ekonomi rakyat.
Namun angin perubahan mulai terasa di awal kepemimpinan Bupati H. Mukhlis, ST. Perlahan tapi pasti, Pasar Kering Blok M kini kembali bersinar. Hampir seluruh kios telah ditempati oleh para pedagang dari berbagai kecamatan.
Warga mulai betah, usaha kecil mulai tumbuh, dan denyut ekonomi kembali terasa, sebuah bukti bahwa harapan tidak pernah benar-benar mati.
Sayangnya, di tengah semangat kebangkitan itu, masih terdapat persoalan mendasar yang hingga kini belum tersentuh solusi.
Tidak tersedianya jaringan air bersih dan fasilitas kamar mandi/WC (BMCK) menjadi keluhan utama para pedagang. Kondisi ini bukan sekadar ketidaknyamanan, melainkan hambatan serius bagi keberlangsungan pasar.
“Mustahil sebuah pasar bisa hidup tanpa air bersih dan fasilitas dasar lainnya,” keluh warga.
Setiap hari, persoalan ini terus dirasakan, dan bila dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan akan memadamkan kembali semangat yang baru saja tumbuh.
Selain itu, kondisi jalan dan lorong pasar juga memprihatinkan. Jalan rabat beton yang telah rusak menimbulkan debu beterbangan, mengganggu kenyamanan pedagang maupun pengunjung. Warga berharap adanya perbaikan melalui pengaspalan atau pemasangan paving block, agar lingkungan pasar menjadi lebih layak dan sehat.
Tak hanya itu, minimnya penerangan di area pasar juga menjadi perhatian serius. Penambahan lampu sangat dibutuhkan demi keamanan dan kenyamanan, terutama pada sore hingga malam hari.
Munzir, salah seorang pedagang di Pasar Kering Blok M, Selasa, menyampaikan bahwa kebutuhan mendesak pasar saat ini meliputi pembangunan BMCK, jaringan air bersih PDAM, perbaikan jalan yang masih berdebu, serta penambahan lampu penerangan.
Warga pasar juga dengan penuh harap memohon agar Bupati dan Wakil Bupati Bireuen dapat berkunjung langsung ke lokasi, melihat dengan mata kepala sendiri kondisi pasar, mendengar keluhan pedagang, dan merasakan denyut kehidupan rakyat kecil yang menggantungkan hidupnya di sana.
“Pemimpin yang besar bukan hanya membangun gedung megah, tetapi menghadirkan keadilan dan kenyamanan bagi rakyat kecil. Karena dari pasar rakyatlah denyut ekonomi daerah bermula.”
Pasar Kering Blok M bukan sekadar bangunan, melainkan simbol harapan, keringat, dan perjuangan warga. Dengan sentuhan kebijakan yang tepat dan kepedulian nyata dari pemerintah daerah, pasar ini diyakini mampu menjadi pusat ekonomi yang hidup, bermartabat, dan berkelanjutan bagi masyarakat Bireuen. (Hendra)





























Comments