0

BOGOR, INDONEWS | Ikatan Komunitas Kawasan Puncak dan Sekitarnya (IKKPAS) menggelar aksi penanaman ratusan pohon bambu di area bekas lokasi wisata Hibisc Fantasy, Puncak, Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/5/2025.

Kegiatan ini menandai langkah penting dalam upaya penghijauan dan pelestarian lingkungan di kawasan puncak yang rawan bencana alam.
Sebanyak ratusan bibit bambu kuning (Bambusa vulgaris) dan bambu hitam (Gigantochloa atroviolacea) ditanam dalam kegiatan yang tidak hanya bertujuan untuk mempercantik kembali kawasan tersebut, tetapi juga sebagai simbol kekayaan flora dan upaya menjaga keseimbangan ekosistem.
Ketua IKKPAS, Iman Sukarya, menjelaskan bahwa pemilihan bambu didasari oleh sistem perakarannya yang kuat, yang efektif dalam menahan erosi tanah dan menjaga ketersediaan air.
“Kami berharap kawasan ini bisa kembali menjadi paru-paru hijau yang berkontribusi pada keseimbangan ekosistem air,” ujarnya.
Lebih lanjut, Iman menyampaikan harapan agar lahan bekas Hibisc Fantasy yang telah dibongkar dapat bertransformasi menjadi pusat studi alam bagi generasi muda.
“Kami ingin anak-anak dapat belajar secara langsung mengenai pentingnya pelestarian lingkungan, mengenal berbagai jenis pohon, serta manfaatnya bagi kehidupan,” tambahnya.
IKKPAS juga memiliki ambisi besar untuk mengembangkan area ini menjadi pusat konservasi bambu terlengkap, yang diharapkan dapat mengoleksi berbagai jenis bambu dari seluruh dunia.
“Selain sebagai sarana edukasi, kami berharap ini juga dapat menjadi destinasi ekowisata yang berkelanjutan,” papar Iman.
Menurutnya, bambu memiliki fungsi ekologis yang sangat beragam, tidak hanya mencegah bencana tanah longsor tetapi juga berperan dalam menciptakan sumber mata air baru bagi masyarakat sekitar.
“Bambu menyimpan air di dalam tanah, sehingga dapat menjadi cadangan air saat musim kemarau,” jelasnya.
Kegiatan penanaman ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat sebagai wujud gerakan kolaboratif dalam menjaga kelestarian alam Puncak.
IKKPAS berkomitmen untuk terus memantau pertumbuhan bambu dan memperluas program penghijauan ke wilayah-wilayah strategis lainnya.
“Kami ingin mewariskan alam yang sehat untuk generasi mendatang. Kegiatan hari ini adalah langkah awal dari upaya berkelanjutan kami,” pungkas Iman.
Dengan inisiatif ini, IKKPAS berharap kawasan Puncak tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata yang menarik, tetapi juga sebagai contoh sukses restorasi lingkungan berbasis komunitas.(Vina)

BACA JUGA :  Komisi II DPRD Kabupaten Bogor Dorong Satpol PP Tindak Tegas Mini Market Langgar Perda

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor