BIREUEN, INDONEWS | Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, bersama Wakil Bupati Ir. H. Razuardi, M.T., berkomitmen untuk menertibkan pajak Galian C yang selama ini tidak masuk ke Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Akibat kebocoran ini, pembangunan di Kabupaten Bireuen terhambat, dengan banyaknya infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan rumah dhuafa yang belum tersentuh.
“Saat ini PAD yang bisa digunakan hanya Rp47 miliar untuk 17 kecamatan dari total 609 desa. Jelas, ini tidak cukup untuk memenuhi semua kebutuhan masyarakat,” ujar Mukhlis, dalam pertemuan dengan wartawan di Pendopo Bupati, Rabu malam (2/4/2025).
Mukhlis menegaskan, dibawah kepemimpinannya, semua pajak Galian C dan pajak lainnya yang tidak jelas alirannya akan ditertibkan agar masuk ke kas daerah.
Ia juga berencana mendata kembali aset daerah yang telah beralih ke kepemilikan pribadi demi memastikan pembangunan berjalan optimal.
Selain itu, Mukhlis menyinggung soal pengadaan mobil dinas untuk bupati dan wakil bupati.
Menurutnya, meskipun aturan memperbolehkan, ia memilih untuk tidak menggunakannya demi memprioritaskan kesejahteraan masyarakat.
“Kami duduk di sini karena amanah rakyat. Segala yang kami miliki hanyalah titipan negara dan sifatnya sementara,” tegasnya.
Mukhlis juga berjanji akan memperhatikan kesejahteraan insan pers, mengingat peran mereka dalam mengawal transparansi pemerintahan. (Hendra)




























Comments