0

JATENG, INDONEWS – Seiring menguatnya isu reshuffle, akhirnya Relawan Jokowi angkat bicara. Ketua BARA JP Jawa Tengah, Sony Bharata mengatakan bahwa penyebab menteri diganti lebih ke penilaian kinerja menterinya sendiri

“Apabila presiden mau mengganti menteri, pasti sudah ada pertimbangan yang matang,” ujarnya, Jumat (6/1/2023)

Sony Bharata membenarkan jika persoalan di sektor pertanian memang dinilai masih banyak sekali persoalan yang harus dibenahi sejak 2 tahun kemarin. Contoh soal pupuk dan mengenai harga beras pasca panen.

“Hal ini sepertinya bukan soal memanasnya hubungan antara partai koalisi pemerintah seperti PDI Perjuangan dan Nasdem, akan tetapi memang lebih ke kinerja menteri pertanian itu sendiri,” katanya.

Termasuk penilaian dari anggota DPR di komisi yang terkait dengan kementerian pertanian, menurutnya juga menjadi salah satu faktor bisa digantinya seorang Menteri.

“Saya kira wajar jika Pak Jarot sebagai anggota DPR dari fraksi PDI Perjuangan di komisi lV Bidang Pertanian Perikanan dan kelautan menilai Menteri Pertanian belum maksimal dan harus diganti dengan figur yang lebih cakap dalam menangani persoalan di sektor pertanian,” paparnya.

BACA JUGA :  Protes Operasi Tambang Ilegal di Perairan Batu Hitam, Nelayan Akan Turun Demo

“Jadi jika disinkronisasikan antara penilaian masyarakat dan anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut, sebetulnya ya sama bahwa menteri pertanian hari ini memang kinerjanya kurang maksimal,” tambah Sony Bharata.

“Saya juga termasuk pemerhati pertanian. Memang banyak sekali keluh kesah para petani saat ini. Beberapa waktu lalu saat saya turun di wilayah Tegal bersama Budiman Sudjatmiko untuk sosialisasi Perubahan UU Desa dan diskusi soal ketahanan pangan yang menyertakan para kiyai kampung dan kelompok tani serta para kepala desa, juga mendapatkan keluh kesah dari para petani dan kepala desa di Kabupaten Tegal,” masih kata Sony Bharata.

Menurutnya, dengan sisa waktu pemerintahan Presiden Jokowi, diharapkan para Menteri berkerja secara maksimal agar program pemerintah bisa selesai sesuai harapan, khususnya di sektor pertanian yang kaitannya sangat erat dengan ketahanan pangan, tentu harapannya ini menjadi fokus utama bagi pemerintahan Presiden Jokowi. ***

You may also like

Comments

Comments are closed.