0

BOGOR, INDONEWS – Guna melindungi anak Indonesia, Pemerintah Desa Cileungsi Kidul, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor menggelar Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), sekaligus meresmian bangunan posyandu, Rabu (24/8/2022).

Kepala Desa Cileungsi Kidul, Rudi Sukarya mengatakan, acara pertama peresmian bangunan posyandu dan kedua meninjau pelaksanaan imunisasi.

“Peresmian gedung ialah Posyandu Melati XIV di lingkungan kampung Rawa Putat Dusun 4, dan kedua BIAN,” jelasnya.

Ia mengaku hari ini fokus pada warga di lingkungan RW 14 untuk membantu pelayanan di posyandu karena selama ini RW 14 belum memiliki gedung posyandu. Melalui program ini ia juga ingin sekali membantu masyarakat di kampung Rawa Putat khususnya untuk penanganan posyandu.

“Tadi juga saya sempat sampaikan pada saat sambutan, yaitu selama ini setiap pergantian RT ataupun RW, posyandu berpindah-pindah tempat. Maka dengan adanya tempat yang sudah dibangun ini, kedepan siapa pun RT nya, siapapun RW nya tetap posyandu itu ada di lingkungan RW 14 dan tidak berpindah-pindah,” ucapnya.

BACA JUGA :  Ratusan Warga Geruduk Balai Desa Sidomukti, Ada Apa?

Rudi berharap warga dengan adanya kantor posyandu ini anak-anak dan juga orangtua yang pergi ke posyandu pada saat melakukan imunisasi akan membantu tumbuh kembang mereka. Apalagi saat ini pemerintah juga menggalakkan pencegahan stunting, ini adalah salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi stunting.

“Kantor posyandu ini juga menjadi sebuah langkah awal di lingkungan RW 14 untuk membantu tumbuh kembang anak-anak,” katanya.

Sementara bertepatan dengan rawannya begal dan juga maling, ia mengingatkan warga untuk waspada. Maka dari itu untuk membantu menjaga keamanan, pemdes memasang CCTV di Gedung Posyandu dan tempat strategis.

“Tadi kita sudah memasang Wiffi di kantor Posyandu sekaligus dipasang CCTV dan akan terhubung secara online ke kantor linmas desa yang nanti bisa dilihat di kantor desa setiap malam dan setiap hari, apa saja aktivitas di jalur yang dilewati oleh umum. Karena ini juga merupakan sebuah program yang dicanangkan Desa Cileungsi Kidul, yaitu Program SIDESI (Sistem Informasi Desa Terintegrasi Desa Digital Cileungsi Kidul),” tukasnya.

BACA JUGA :  Jelang Lebaran, Bupati Tangerang Beri Dukungan Pasien di Rumah Sakit Tobat

Di tempat sama, Sekertaris Desa (Sekdes) Cileungsi Kidul, Dimas Anugerah menambahkan, biaya pembangunan posyandu bersumber dari anggaran Dana Desa (DD). Posyandu ini pun merupakan harapan masyarakat.

“Pos pelayanan terpadu (posyandu) ini merupakan salah satu harapan pemerintah desa dan harapan masyarakat juga untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan membangun perekonomian di akhir Pandemi COVID-19,” paparnya.

Menurutnya, posyandu merupakan jembatan utama puskesmas dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Peran posyandu sangat penting sebagai pelayanan pada tingkat yang paling dasar yang memberikan dan pemantauan pelayanan secara terpadu melalui kegiatan penimbangan bayi dan anak, pemberian makanan tambahan, pemberian oralit, pelayanan imunisasi, pemeriksaan kehamilan, pengobatan, serta pelayanan kesehatan ibu dan anak,” tutupnya. (Firm)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Banten