0

SEMARANG, INDONEWS | Wakil Muda 02 Prabowo-Gibran menggelar doa bersama lintas agama di Kota Semarang, Jumat, 9 Februari 2024.

Pembacaan doa dilakukan dengan keyakinan agama Islam, Kristen Katolik, Hindu dan Buddha.

Ketua TKD Prabowo-Gibran Jawa Tengah, Kukrit SW yang diwakilkan oleh Bendahara TKD Prabowo-Gibran Jawa Tengah, Bambang Widjanarko mengatakan, doa bersama lintas agama ini digelar agar pemilu 14 Februari 2024 bisa terlaksana dengan baik dan bisa dimenangkan pasangan Prabowo-Gibran satu putaran.

Bambang menambahkan, meskipun survei Prabowo-Gibran unggul dari calon lainnya, harus tetap fokus dan waspada sampai dengan pencoblosan 14 Februari 2024.

“Untuk memupuk rasa percaya diri kita, tugas kita sekarang adalah memastikan bahwa apa yang ada dalam data survei itu bisa terealisasi pada tanggal 14 Februari 2024 nanti. Jangan sampai ada yang tidak datang ke TPS apalagi tidak mencoblos,” katanya.

Setelah berjuang di lapangan, lanjut Bambang, tinggal meminta doa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk memenangkan Prabowo-Gibran.

“Jadi doa adalah yang terutama, ibadah yang terutama untuk mewujudkan cita-cita kita bersama yang paling penting adalah kita saat ini adalah memohon pada tuhan dan juga pastikan tanggal 14 Februari 2024 Prabowo-Gibran menang,” ujarnya.

BACA JUGA :  PDI Perjuangan Bekasi Tampilkan Sicita Cetak Rekor Muri

Bambang mengajak para relawan dan simpatisan untuk memenangkan Prabowo-Gibran untuk menjadi presiden dan wakil presiden 2024.

“Kita berorientasi untuk masa depan untuk anak cucu kita makan gratis susu gratis itu adalah investasi untuk membangun sumber daya manusia yang handal membangun manusia yang unggul itu yang harus kita lakukan saat ini,” ungkapnya.

TKD Prabowo-Gibran Jawa Tengah berharap di masa tenang tanggal 11 Februari 2024 agar semua bisa bergandeng bersama kembali meskipun beda pilihan.

“Untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dari lingkungan terkecil di keluarga dan masyarakat serta tentunya bangsa dan negara ini. Saat ini adalah ajakan pemilu yang sehat dan tidak menakutkan untuk semua rakyat Indonesia,” jelasnya. (jaya)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Politik