0

LAMPUNG UTARA, INDONEWS Tingginya intensitas curah hujan di wilayah Lampung Utara mengakibatkan ruas jalan penghubung Kotabumi-Bandar Abung, tepatnya di Kecamatan Abung Timur, tertimbun material lumpur.

Kondisi ini memicu kerawanan bagi para pengendara akibat permukaan jalan yang menjadi sangat licin dan mengalami kerusakan di beberapa titik.

Merespons kondisi tersebut, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Bina Marga Provinsi Lampung Wilayah IV langsung menerjunkan tim untuk melakukan langkah penanganan darurat.

Kepala UPTD Wilayah IV, Sepriyanto, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan infrastruktur yang prima bagi masyarakat.

“Perbaikan ini merupakan bentuk respons cepat kami agar akses transportasi masyarakat tetap aman dan nyaman. Kami tidak ingin aktivitas ekonomi warga terhambat karena kendala akses jalan,” tegas Sepriyanto, Selasa (10/02/2026).

Lebih lanjut, Sepriyanto menjelaskan bahwa cuaca ekstrem belakangan ini menjadi tantangan berat bagi ketahanan infrastruktur. Material tanah yang terbawa air hujan menutupi badan jalan dan jika dibiarkan akan mempercepat degradasi aspal.

BACA JUGA :  Pesan Tim Advokasi Tanah Adat Buwai Mencurung untuk Pj Bupati Mesuji Terpilih

“Curah hujan yang tinggi tidak hanya membawa material lumpur, tetapi juga berpotensi memperpendek usia jalan. Oleh karena itu, mitigasi dan penanganan dilakukan sesegera mungkin untuk meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas,” tambahnya.

Mengingat cuaca yang masih fluktuatif, pihaknya juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi area yang rawan genangan dan timbunan tanah.

“Kami berharap dengan penanganan cepat ini, masyarakat dapat kembali melintas dengan rasa aman. Kami tetap memantau titik-titik rawan lainnya di wilayah kerja kami,” pungkas Sepriyanto. (Tim PWRI)

You may also like

Comments

Comments are closed.