0

BOGOR, INDONEWS | Sejumlah pengusaha peserta lelang tender proyek di Kabupaten Bogor mempertanyakan dibatalkannya undangan dari Pokja Rekonstruksi Jalan Sadeng Pasar-Cisaranten, Kecamatan Leuwisadeng.

Salah satu dari tujuh pengusaha menceritakan, sebelumnya telah menerima undangan terkait sistem pengadaan secara elektronik terkait proyek rekonstruksi Jalan Sadeng Pasar Cisaranten Kecamatan Leuwisadeng. Tapi undangan tersebut dibatalkan.

“Pihak ULP (Unit Layanan Pengadaan, red) menyampaikan bahwa tidak merasa mengundang. Pihak ULP juga mengatakan ada oknum di internal mereka yang mengklik undangan tersebut,” kata pengusaha peyang meminta tidak disebutkan identitasnya itu, Selasa (22/7/2025).

Dalam undangan tersebut, tambahnya, para pengusaha diminta hadir di Kantor UKPBJ Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Jalan Nyaman No.1 Kelurahan Tengah, Kecamatan Cibinong.

“Jadi undangan dari Pokja Rekonstruksi Jalan Sadeng Pasar-Cisaranten, Kecamatan Leuwisadeng itu dibatalkan dengan alasan mereka merasa tidak mengundang. Kami ada nih bukti undangannya,” tegasnya.

Ia pun mempertanyakan ada apa sebenarnya dalam proses ini, sehingga terkesan ada pihak yang bermain dalam lelang.

BACA JUGA :  Menyongsong Nataru, PLN Gunung Putri Optimis Listrik Andal

“Apakah sudah ada ketentuan siapa yang akan menang tender atau ada oknum di internal ULP yang mencoba mengintervensi dalam proyek ini?” katanya, bertanya.

Atas hal ini, pengusaha berharap Pemkab Bogor dalam hal ini Bupati Bogor, Rudy Susmanto dan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) mengevaluasi kinerja ULP sehingga kelak tidak menciderai nama baik Bumi Tegar Beriman.

“Ya harapannya jangan sampai masyarakat khususnya pengusaha berasumsi di ULP ini ada permainan, ada oknum yang mengendalikan ke dalam hal negatif. Sehingga harus ada evaluasi di ULP,” pungkasnya.

Sementara itu, saat media ini mencoba mengkonfirmasi Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Bogor, namun sampai berita ini dibuat, ia tidak belum berhasil ditemui.

“Maaf kepala ULP sedang tidak ada di kantor,” kata salah satu pegawai saat wartawan ingin bertemu kepala ULP guna konfirmasi, Senin (21/7/2025).

Keesokan harinya, wartawan kembali datang. Namun jawaban sama didapatkan saat ingin menemui kepala ULP.

“Bapak tidak ada di kantor,” kata pegawai ULP yang berbeda dengan sebelumnya. (Edi)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Bogor