BEKASI, INDONEWS | Dalam rangka mengurai kemacetan di jalan raya Jatiwaringin, Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi pada sore atau jam pulang kerja, diberlakukan pengalihan jalan, Senin (15/7).
Kepala UPTD LLAP Kecamatan Pondokgede, M. Ali Yusni S.Sos., M.Si menjelaskan jalan raya Jatiwaringin memang padat, terutama di pagi dan sore hari.
“Untuk itu kami dari Dinas Perhubungan Kota Bekasi melakukan uji rekayasa lalu lintas di jalan Jatiwaringin, terutama Jalan Setia dan jalan Gamprit karena memang di Jalan Setia dan Jalan Gamprit sangat padat di waktu pagi hari dan sore hari,” jelas Ali.
“Kemarin hasil kita survei kita sepakat dengan kecamatan, unsur muspika Pondokgede, Ketua forum RW (FKRW) dan tokoh masyarakat, rekayasa dimulai pada 15 Juli 2014,” tambahnya.
Untuk rutenya, imbuh dia dari Jalan Setia pukul 6.00 WIB pagi sampai dengan pukul 08.00 WIB pagi. Dan sore dari pukul 17.00 WIB sampai dengan pukul 20.00 WIB.
“Dari jam 06.00 WIB pagi sampai dengan jam 08.00 WIB pagi diprioritaskan untuk kendaraan roda 4 yang keluar menuju Jatiwaringin Raya. Sedangkan pukul 17.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB diprioritaskan untuk kendaraan roda 4 dari jalan Jatiwaringin menuju jalan Setia,” jelasnya.
Sementara untuk jalan Gamprit, tidak diberlakukan sistem buka tutup, tetap diberlakukan masuk gang Gamprit dua arah untuk kendaraan roda 4.
“Hanya saja dengan adanya uji coba rekayasa lalin di jalan Gamprit kendaraan roda 4 dari arah Gamprit menuju jalan Jatiwaringin yang mau menuju arah tol Jatiwaringin harus belok kiri dahulu untuk berputar di depan gang perumahan BDN,” tambahnya.
“Kita bersama FKRW dan unsur muspika telah melakukan sosialisasi, yang mana tahapan-tahapan perencanaan sudah kita diskusikan dengan Camat Pondokgede, Polsek Pondokgede yaitu dengan kasatlantas dengan Ketua Forum RW, tokoh masyarakat yang ada di Pondokgede,” tambahnya.
Selanjutnya untuk rapat kedua, menentukan sosialisasi yang dilaksanakan selama seminggu lalu kepada Ketua Forum RW.
“Kita juga sudah menginformasikan melalui grup-grup WA setempat, bahwa Jalan Jatiwaringin terutama di Jalan Setia dan Jalan Gamprit akan ada uji rekayasa lalu lintas,” tambahnya.
Rekayasa lalu lintas ini, tambahnya, untuk menguji atau mengukur sejauh mana tingkat efektivitas untuk rekayasa jalan Gamprit dan Setia.
“Kalau memang efektif, akan kita teruskan. Kalau kurang efektif akan kita evaluasi kembali. Kita bicara dengan pimpinan dan Camat Pondokgede langkah-langkah apa saja yang akan akan kita lakukan, solusi-solusi. Diharapkan jalan Jatiwaringin ini dapat terurai sehingga pengguna jalan merasa nyaman dan lancar dalam aktivitas sehari-hari,” tandasnya.
Ketua FKRW Kecamatan Pondokgede, Makmur mengatakan, dirinya sudah mensosialisasikan rekayasa jalan ini kepada masyarakat dengan memberikan informasi lewat grup-grup RT dan RW.
“Kemudian melalui media sosial juga sudah informasikan, dan dipasang rambu-rambu untuk penunjuk di wilayah,” kata Makmur.
Pihaknya juga sudah bekerjasama dan melibatkan Kecamatan Pondokgede, UPTD LLAP Pondokgede, Lurah Jatiwaringin dan Jaticempaka, MP Kecamatan Pondokgede, Polsek Pondokgede, Ketua FKRW Kecamatan Pondokgede, Koramil, Satpol PP, Bhabinkamtibmas dan Bimaspol juga tokoh masyarakat. (Supri)





























Comments