Menebar Cahaya Ilmu, Menguatkan Ukhuwah, Meraih Keberkahan
BIREUEN, INDONEWS – Dalam semangat menyambut dan mengisi Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah dengan amal ibadah yang bermakna, TP PKK Desa Geudong–Geudong, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, sukses menyelenggarakan kegiatan bernuansa Islami bertajuk Pesantren Kilat.
Pesantren kilat memilih tema, “Melalui Pesantren Kilat Mari Kita Jadikan Bulan Ramadan, Bulan Pembinaan Ilmu, Iman dan Akhlak Mulia”.
Kegiatan ini berlangsung khidmat dan penuh antusiasme selama tiga hari, mulai tanggal 26 hingga 28 Februari 2026, bertempat di bale pengajian halaman kompleks masjid desa.
Di bawah kepemimpinan Ibu Keuchik, Siti Nuraisyah, TP PKK Desa Geudong–Geudong menunjukkan komitmen nyata dalam membina keimanan dan memperkuat pemahaman agama di tengah masyarakat.
Pesantren kilat ini menjadi wadah pembelajaran sekaligus momentum mempererat silaturahmi antarwarga.
Materi Berbobot, Pembimbing Berkompeten
Kegiatan ini menghadirkan para pembimbing yang berkompeten di bidangnya, yakni Ummi Tgk Imum, Rosdiana, dan Tgk Rashikhunal Ilmi. Para peserta mendapatkan berbagai materi penting yang menjadi fondasi kehidupan seorang Muslim, di antaranya:
Pemahaman dan tadabbur Ayat Suci Al-Qur’an; Ilmu Fiqih sebagai pedoman ibadah sehari-hari; Tauhid sebagai penguatan akidah; Kisah-kisah Rasul sebagai teladan kehidupan.
Suasana pembelajaran berlangsung interaktif, hangat, dan penuh kekhusyukan. Setiap peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan semangat tinggi, menyadari bahwa Ramadan adalah madrasah terbaik untuk memperbaiki diri.
Kekompakan dan Kebersamaan Kunci Kesuksesan
Kepala Desa Geudong-Geudong, Mustafa, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur yang mendalam kepada Allah SWT atas suksesnya pelaksanaan pesantren kilat tersebut.
Beliau menegaskan bahwa keberhasilan suatu kegiatan tidak terlepas dari kekompakan dan kebersamaan seluruh pihak.
“Tidak akan berhasil suatu kegiatan tanpa adanya kekompakan dan kebersamaan. Dari suksesnya kegiatan ini, terlihat jelas bahwa TP PKK Desa Geudong–Geudong adalah tim yang solid dan penuh dedikasi.”
Ia juga berharap ilmu yang telah diperoleh selama pesantren kilat tidak berhenti sebatas kegiatan seremonial, melainkan diamalkan dan dikembangkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ilmu yang Diamalkan Adalah Cahaya Kehidupan
Sebagaimana kata bijak menyebutkan, “Ilmu tanpa amal bagaikan pohon tanpa buah.” Pesantren kilat ini bukan hanya tentang belajar, tetapi tentang menanam nilai-nilai kebaikan yang akan terus tumbuh dalam diri setiap peserta.
Harapannya, setiap ayat yang dipahami, setiap ilmu fiqih yang dipelajari, serta setiap kisah Rasul yang dihayati mampu menjadi lentera dalam menjalani kehidupan, baik dalam keluarga maupun bermasyarakat.
Apresiasi dan Doa untuk Para Penggerak Kebaikan
Kepala Desa Mustafa turut menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran TP PKK yang telah bersusah payah menyukseskan kegiatan ini.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para donatur yang telah menyisihkan rezekinya demi kelancaran kegiatan pesantren kilat.
Semoga setiap tenaga, pikiran, dan sedekah yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya di sisi Allah SWT.
Ramadan adalah bulan keberkahan. Dan keberkahan itu hadir bagi mereka yang bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu dan menebar manfaat. TP PKK Desa Geudong-Geudong telah membuktikan bahwa dengan niat yang tulus dan kebersamaan yang kuat, kegiatan sederhana pun dapat menjadi ladang pahala yang luar biasa.
“Bersama kita kuat, dengan ilmu kita bermartabat, dan dengan iman kita selamat.” (Hendra)





























Comments