0

LAMPURA, INDONEWS – Berjuang demi kesembuhan untuk menjalani hidup sehat selayaknya. Itulah yang kini sedang dilakukan Erva Taqir, seorang balita berusia 10 bulan, buah hati Novita Rahadi dan Helda Liyani warga Desa Papan Rejo, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) ini.

Erva Taqir, balita ini didiagnosa petugas medis menderita Hidrosefalus atau pembengkakan pada kepalanya.

Ayahnya Novita Rahadi yang hanya bekerja sebagai buruh tani telah berupaya mengobati Erva Taqir dengan merujuknya ke Rumah Sakit swasta terdekat di Lampura.

Namun, apalah daya, biaya yang tidak sedikit menjadi kendala bagi mereka untuk mengobati penyakit yang diderita buah hatinya itu.

Usmawardi, Kepala Desa setempat berharap Pemerintah setempat dapat  memberikan perhatian khusus bagi Erva Taqir, demi kesembuhan dan kehidupan layak baginya.

“Tentunya, dengan kondisi yang ada Erva Taqir juga membutuhkan uluran tangan dari para dermawan. Saya berharap pemerintah daerah hingga Kementerian Sosial dapat memberikan bantuan dan perhatian untuk adinda Erva Taqir. Dia adalah warga kita, oleh sebab itu kita wajib memperhatikannya,” katanya, Jum’at 19 Agustus 2022.

BACA JUGA :  SDN 01 Bandar Sakti Adakan Pesantren Kilat Selama Tiga Hari
Menuai Respon

Usai membaca pemberitaan dilaman media ini perihal penyakit Hidrosefalus yang diderita Erva Taqir seorang balita berusia 10 bulan, buah hati Novita Rahadi dan Helda Liyani warga Desa Papan Rejo, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), akhirnya menuai respon berbagai pihak.

Rencananya, I Komang Koheri, anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Dapil II Lampung akan segera menyambangi kediaman balita tersebut untuk melakukan pertolongan.

I Komang Koheri juga menjadwalkan kedatangannya nanti bersama tim dari Kementerian Sosial (Kemensos).

Hal itu diutarakannya melalui pesan singkat WhatsApp group Sabahat Komang dari Utara pada, Jum’at 19 Agustus, 2022.

“Kami dari rumah aspirasi segera meluncur bersama Kemensos,” ujarnya singkat.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara melalui Dinas Kesehatan setempat juga berjanji akan memberikan perhatian khusus bagi keluarga Erva Taqir.

“Pasti jadi perhatian kita, kalo belum ada kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) geratis nanti akan kita bantu untuk prosesnya, sehingga memudahkan untuk berobat kalau harus dirujuk ke Bandar Lampung. Nanti bidan Desa akan membantu urus supaya bisa masuk,” tandas Maya Manan saat dikonfirmasi wartawan.

BACA JUGA :  Kadinkes Bireuen Perintahkan Kapus Juli Segera Fungsikan Pustu Desa Suka Tani

Terpisah, Idrus, ketua tim sahabat Komang dari Utara didampingi Regi sekertarisnya usai meninjau kediaman Erva Taqir mengakui kendala ekonomi menjadi hambatan Novita Rahadi dan Helda Liyani dalam pengobatan buah hatinya itu.

“Kami tim sahabat Komang sudah menyambangi Erva Taqir, balita penyandang penyakit Hidrosefalus tersebut. Kami berkomitmen akan membantu pengobatannya hingga sembuh,” tandasnya. ***

You may also like

Comments

Comments are closed.