0

SOLO, INDONEWS — Kekhasan kuliner Aceh kini hadir di jantung episentrum politik nasional.

Dalam pertemuan rutin pengurus DPP Bara JP, antara lain Ketua Umum BaraJP William Frans Ansanay, Waketum Yogie Try Wardhana, Ketua Harian Adli Abdulah, Sekjen Boy Nababan, Wasekjen Jonny Sirait dan lainnya dengan Presiden RI ke-7, Joko Widodo, suasana hangat tercipta bukan hanya dari diskusi, tetapi juga dari suguhan kopi khas Tanah Rencong.

Pertemuan yang berlangsung di kediaman pribadi Presiden di Kota Solo itu dimulai sekitar pukul 09.30 WIB. Di ruang tunggu, para pengurus dikejutkan dengan sajian kopi sanger dari The Atjeh Connection Solo. Ternyata, kafe tersebut telah resmi membuka cabang ke delapan dan berlokasi hanya sekitar 50 meter dari rumah Presiden.

Usai pertemuan, pengurus DPP Bara JP langsung singgah ke The Atjeh Connection Solo yang jaraknya kurang dari 50 meter dari kediaman Jokowi.

Di sana, mereka menikmati kopi sanger sembari merasakan suasana khas Aceh yang kini hadir di pusat Kota Solo. Diketahui, The Atjeh Connection Solo diresmikan langsung Presiden ke-7 Joko Widodo pada Rabu, 23 Desember 2025 lalu.

BACA JUGA :  Iswadi Ungkap Pengaruh Besar Prabowo di Dunia saat Menjabat Presiden RI

Kafe ini menawarkan beragam kuliner khas Aceh dengan fokus utama pada kopi, khususnya kopi sanger yang telah dikenal luas di berbagai daerah di Indonesia yang berlokasi strategis di pusat kota, kehadiran The Atjeh Connection di Solo menjadi bagian dari langkah ekspansi untuk memperkenalkan kuliner Aceh ke berbagai wilayah Indonesia.

Solo, yang saat ini menjadi salah satu titik penting dalam dinamika politik nasional, dinilai sebagai lokasi yang tepat untuk memperkuat posisi kuliner Aceh di tingkat nasional.

Ekspansi ini tidak hanya memperluas jaringan usaha, tetapi juga menjadi simbol bagaimana budaya dan cita rasa Aceh turut mewarnai ruang-ruang strategis nasional, termasuk di kota Solo yang kerap disebut sebagai salah satu pusat gravitasi politik Indonesia. (didi/istimewa)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Nasional