BIREUEN, INDONEWS | Silahturahmi PA/KPA dihadiri ratusan masyarakat Kota Juang Bireuen, di Lapangan Bola Kaki Desa Cureh, Senin (21/10).
Acara dimulai dengan pembacaan Ayat Suci Alquran dan Sholawat Badar.
Puluhan anak yatim juga diberi santunan pada acara tersebut, yang diserahkan langsung calon Bupati/Wakil Bupati nomor urut 2 Partai Aceh, H. Husaini M. Amin, SE (Tgk Batee) dan Husaini (Prangko), Ketua DPRA, (Abang Samalangga), Anggota DPRA terpilih Rusdy Mukhtar (Cilagek), Anggota DPRK Partai Aceh, Tgk Amryadi, S.A.P., Ketua Satgas Partai Aceh Kabupaten Bireuen, Boing dan lain- lain.
Dalam sambutannya, Tgk Amryadi S.A.P selaku panitia penyelenggara menyampaikan rasa syukur kepada Nabi Muhammad SAW yang mana telah membawa umat manusia dari alam Jahiliyah ke alam Islamiyah.
“Tak lupa juga kita hormati para alim ulama di Bumi Seramoe Mekah ini. Terima kasih kepada semua tamu undangan yang telah berhadir terutama kepada Ketua Partai Aceh Bireuen, Tgk Darwis Jeunieb atau yang mewakilinya, paslon Bupati/Wakil Bupati Bireuen, Kepala Desa Cureh, Desa Geulangang Baroe serta seluruh perangkatnya seluruh anggota GAM, Tgk dayah Masyarakat dan tamu undangan lainnya,” paparnya.
Ia mengajak pada tanggal 27 November 2024 untuk bersama memenangkan Partai Aceh dalam pilkada 2024. Kali ini, Muzakir Manaf (Mualem) selaku calon Gubernur Aceh dan Fadhullah (Dek Pat) sebagai Wakil Gubernur Aceh. Sedangkan untuk calon Bupati Husaini M. Amin SE (Tgk Batee) Wakil Bupati, Husaini (Prangko).
“Pada tahun 2017, Partai Aceh tidak berhasil dan selama 5 tahun Bupati dijabat partai lain, selama dua tahun dijabat oleh Pj Bupati, namun pembagunan Kabupaten Bireuen tidak sesuai seperti yang kira harapkan, maka dari itu hindarilah Money Politic dalam pelaksanaan Pilkada 2024 ini,” katanya.
Kemudian orasi politik juga disampaikan Ketua Satgas PA Kabupaten Bireuen, Boing. Ia menjelaskan untuk mendapatkan Partai Aceh sebagai Partai Lokal cukup banyak proses perjuangan yang dilakukan, maka Boing sangat berharap masyarakat menyadari hal tersebut.
“Gerakan Aceh Merdeka sebenarnya sangat sayang kepada Bangsa Aceh, oleh karena itu agar kita tidak kehilangan marwah dan hina menjelang Pilkada 2024, mari semua satgas Partai Aceh di mana pun berada untuk siap mengambil tindakan tegas kepada siapa saja yang bermain Money Politic. Jangan sampai ada masyarakat kita yang mengambil uang, apabila kedapatan jangan salahkan kepada pihak Partai Aceh,” tegas Boing.
Selanjutnya dikatakan, bahwa selama ini banyak yang telah berhasil diperjuangan Partai Aceh, salah satunya adalah lahan Blang Padang di Propinsi Aceh yang dulu dikuasai TNI, kini sudah dibebaskan untuk Masjid Raya.
“Namun pada Pilkada 2024, masyarakat tidak perlu ragu untuk memilih calon dari Partai Aceh, perjanjian MOU Helysingki bisa terwujud sesuai keinginan kita semua, sebab untuk meneruskan itu tidak ada Partai lain yang bisa, kecuali Partai Aceh,” kata Boing, Ketua Satgas PA Wilayah Batee Iliek untuk Kabupaten Bireuen.
Kemudian Rusdy Mukhtar melanjutkan orasi politiknya, ia meminta kepada masyarakat pada Pilkada 2024, bisa memilih untuk Bupati/Wakil Bupati Bireuen Nomor Urut 2 dan Calon Gubernur Aceh juga Nomor 2.
Sementara itu, Paslon nomor urut 2 dari Partai Aceh, Husaini M. Amin, SE (Tgk Bate) dan Husaini (Prangko) di depan ratusan masyarakat Kota Juang Kabupaten Bireuen, menyerukan, jika bangsa Aceh adalah bangsa mulia.
“Kenapa begitu, karena Aceh disebut Seramoe Mekah, dimana mekah itu? mekah itu di Negeri Arab tempat lahirnya baginda Nabi Muhammad SAW. Seramoe adalah dibawah mekah, jadi di dalam Seramoe itulah ada kita, bangsa Aceh bukanlah bangsa lamit atau bangsa hina, bangsa Aceh bukan hamba orang kaya, bukan hamba duit tetapi adalah hamba Allah SWT,” ungkap Husaini.
“Maka bagi orang tua kami, pada Pilkada 2024 yang hanya tinggal beberapa hari lagi, merupakan pilih pemimpin dan wajib kita lakukan, dan wajib pilih pemimpin yang adil yang mampu membawa amanah Allah SWT,” tambahnya.
Ia menambahkan, dalam pemimpin, ada pemimpin adil dan tidak adil, pemimpin yang tidak adil adalah pemimpin yang zalim, mengunakan cara haram misalkan menyogok masyarakat dengan uang atau bentuk yang lain di mata Allah SWT adalah dosa besar.
“Bila dibangkit dalam kubur, kita semua yang makan sogok akan diminta pertanggungjawaban oleh Allah SWT dengan apa yang sudah kita perbuat di dunia,” paparnya.
Untuk itu, Husaini yang didampinggi Husaini M. Amin SE berharap pada Pilkada nanti, masyarakat tidak menerima sogok-menyogok yang dapat merugikan diri sendiri.
“Mulailah masyarakat untuk terus berpikir jernih hari ini agar apa yang kita dapati mendapat berkah di dunia dan akhirat,” kata Husaini.
Oleh karenanya, Husaini mengharapkan, Muzakir Manaf (Mualem) sebagai calon Gubernur Aceh dan Fadhullah, sebagai calon Wakil Gubernur Aceh, begitu juga Husaini M. Amin, SE (Bupati) serta Husaini (Prangko) sebagai Wakil Bupati Bireuen.
“Insha Allah bisa terpilih di Pemilu 2024, supaya harapan masyarakat Aceh umumnya dan khususnya Kabupaten Bireuen bisa terpenuhi. Hal ini juga menjadi harapan besar dari calon Bupati Bireuen Tgk Batee yang juga menyampaikan orasi politiknya di acara silahturahmi PA/KPA di Kecamatan Kota juang Bireuen,” tandasnya. (Hendra)




























Comments