SITUBONDO, INDONEWS – Selama setahun sejak tahun 2021 Dusun Jatian, Desa Bungatan, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo tidak memiliki Kepala Dusun (Kasun)
Sebelumnya, sempat untuk mengadakan penjaringan kasun namun selalu gagal dikarenakan ricuh antar warga saling mencurigai ada dugaan kejanggalan kecurangan.
Semenjak mendengar informasi tersebut, tim investigasi S-One dan Awak Media yang tergabung di Forum S-One Nusantara langsung turun ke lapangan untuk memberi pemahaman kepada warga. Selama tiga hari Tim S-One di lapangan memberi edukasi warga, akhirnya bisa didamaikan dan diadakan penjaringan kembali dengan kondusif.
Pada tanggal 12 Oktober 2022 diadakanlah penjaringan kepala dusun di Kantor Kecamatan Bungatan. Ada 3 peserta yang mengikuti seleksi penjaringan dan penyaringan perangkat desa.
Hasil penilaian dari panitia dari ketiga peserta tersebut Muh Mudakkir mendapatkan seleksi nilai tertinggi dan terpilih menjadi Kepala Dusun Jatian.
Pemerintah Desa Bungatan, Kamis (27/10/ 2022) di Kantor Desa Bungtan mengambil sumpah dan jabatan Perangkat Desa Bungatan.
Hadir dalam pelantikan itu, Porkopimka Kecamatan Bungatan, panitia penyaringan dan penjaringan perangkat Desa Besuki, Ketua BPD dan anggota serta Kepala Desa Bungatan, tokoh masyarakat dan para undangan.
Perangkat desa yang dilantik dan diambil sumpah di antaranya, Syaifutdin sebagai Kaur Perencanaan dan Muh. Mudakkir sebagai Kepala Dusun Jatian.
Kepala Desa Bungatan Zainuri dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan penjaringan dilakukan secara terbuka dan transparan.
“Kami berharap kepada perangkat desa yang sudah resmi dilantik agar memberikan loyalitas dan pelayanan terbaik untuk Desa Bungatan,” harapnya.
Sementara perwakilan Camat Bungatan, Tolak Edi dalam sambutantanya mengucapkan selamat kepada perangkat desa yang dilantik.
“Saudara dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, sebagaimana sumpah jabatan saudara ikrarkan. Harapan pemerintah desa dilaksanakannya pengisian perangkat desa ini adalah, tingkatan kinerja yang maksimal yang mampu mengimbangi tuntutan masyarakat dalam bidang pelayanan, serta aspek pemerintah yang tentunya membutuhkan sumber daya manusia yang berkualitas,” pesan Edi kepada perangkat desa. (Hfz)




























Comments