0

BOGOR, INDONEWS – Program bantuan keuangan Satu Miliar Satu Desa (Samisade) dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dinilai menjadi sasaran empuk tindak korupsi di tingkat desa.

Demikian disampaikan Ketua DPD Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi (GMPK) Bogor Raya, Jonny Sirait, menanggapi temuan tim GMPK atas dugaan tindak pidana korupsi di Desa Gunung Mulya, Kecamatan Tenjolaya.

“Kurangnya pengawasan dan tindakan hukum secara konkrit membuat oknum di desa berani melakukan hal berbau korupsi. Di Kabupaten Bogor, Samisade menjadi lahan bagi mereka meraup uang haram,” ungkap Jonny, di Bogor, Jumat (20/5/2022).

Salah satu contoh, Jonny mengemukakan temuan GMPK dan beberapa wartawan di Desa Gunung Mulya. Pembangunan infrastruktur Samisade  di Jalan Cikareo, Kampung Cimanggu RT 03 RW 02 hingga jalan Cikareo RT 02, RW 04 Kampung Cikareo dikeluhkan warga.

“Memang setelah kita tinjau, banyak kejanggalan pada pekerjaan pembangunan jalan di Desa Gunung Mulya ini. Kami berbincang dengan beberapa warga, mereka mengeluhkan karena pada jalan banyak kerikil, bahkan akibatnya sering terjadi kecelakaan,” jelas Jonny.

BACA JUGA :  Desa Suka Tani Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Warga tersebut, imbuh Jonny, bahkan sampai mencatat, pada tanggal 19 Mei  2022 kemarin, terdapat sudah 3 motor  yang mengalami kecelakan. Salah satunya siswa SDN Gunung Malang 02 yang mengalami luka serius.

“Jika dikerjakan asal-asalan dan mementingkan perut individu oknum di desa, maka warga menjadi korban. Itu tidak boleh dibiarkan. Bahkan warga berharap kepada GMPK untuk menindaklanjuti agar jalan ini dibangun secara benar, dan kami siap untuk itu,” ujar Jonny.

Berkaitan dengan itu, GMPK mendesak aparat penegak hukum (APH), Inspektorat Kabupaten Bogor dan pihak terkait lainnya melakukan evaluasi penggunaan Samisade, sehingga tidak merugikan keuangan negara maupun daerah.

“GMPK pun tidak pernah tinggal diam, akan terus berupaya memerangi korupsi sesuai tugas dan fungsinya,” ujarnya.

Periksa Desa Gunung Mulya

Terkait dugaan korupsi Samisade di Desa Gunung Mulya, Jonny Sirat mendesak APH bertindak dan memeriksa pihak-pihak yang ditenggarai mengambil keuntungan pribadi.

“Kami minta penegak hukum segera turun tangan untuk mencegah uang rakyat masuk kantong pribadi. Sudah saatnya oknum ini diberi efek jera juga. Kami pun akan melayangkan surat kepada pihak-pihak terkait untuk mengusut tuntas dugaan korupsi Samisade di Desa Gunung Mulya,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Hore! Ketua RW dan RT Terima Insentif dari Pemdes Cisaat

Sementara Kepala Desa Gunung Mulya, hingga berita ini ditayangkan tidak menjawab saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. (Bint)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Wajah Desa