0

DEPOK, INDONEWSSebanyak 1.000 peserta mengikuti Asasta Fun Run 2026 yang digelar PT. Tirta Asasta Depok pada Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan lari tersebut berlangsung di kawasan Shila AT Sawangan dan turut diikuti Wali Kota Depok Supian Suri. Ia bahkan secara langsung melepas ribuan peserta yang terdiri dari masyarakat umum, pelanggan Tirta Asasta Depok, serta sejumlah pejabat dan ASN di lingkungan Pemerintah Kota Depok.

Para peserta mengikuti lomba lari dengan jarak 5 kilometer (5K) dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan.

Asasta Fun Run 2026 juga menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Supian Suri mengapresiasi PT Tirta Asasta Depok yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Ia juga mengingatkan agar momentum Hari Pelanggan Nasional tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi turut memberikan perhatian terhadap persoalan lingkungan dan masyarakat.

“Terima kasih PT Tirta Asasta sudah menggelar acara ini. Pesan saya, di dalam kegiatan Hari Pelanggan ini tetap mementingkan kepedulian kepada lingkungan, terutama RTLH,” ujar Supian Suri di Shila AT Sawangan, sebagaimana dikutip dari portal resmi Pemerintah.

BACA JUGA :  Rapat Paripurna DPRD Kota Depok Tentang SILPA dan KDS

Menurut Supian, Hari Pelanggan Nasional seharusnya dapat menjadi momentum untuk memberikan manfaat yang lebih luas, bukan sekadar diperingati melalui kegiatan seremonial.

Ia pun memberikan apresiasi kepada seluruh runners yang ikut berpartisipasi dalam Asasta Fun Run 2026. Supian mengajak para peserta untuk menikmati kegiatan tersebut dengan tetap menjaga kesehatan dan menjunjung semangat kebersamaan.

“Pokoknya semangat kita sehat dalam Hari Pelanggan ini, Asasta Fun Run. Lima kilometer ya buat yang kuat,” ucapnya.

Namun, penyelenggaraan Asasta Fun Run di Shila AT Sawangan menjadi sorotan karena dinilai kontras dengan situasi yang terjadi sekitar enam bulan sebelumnya.

Pada awal 2026, Pemerintah Kota Depok sempat mengambil sejumlah tindakan terhadap kawasan Shila AT Sawangan. Sejumlah fasilitas di kawasan tersebut menjadi perhatian, termasuk pembongkaran jogging track hingga perkembangan terbaru terkait wahana wisata atau kolam renang.

Perubahan situasi tersebut kemudian mendapat perhatian dari warga Depok. Anton Sujarwo menyebut kondisi Shila AT Sawangan saat ini sebagai sesuatu yang “dibenci namun disayang” oleh Pemkot Depok.

BACA JUGA :  Rapat Paripurna DPRD Kota Depok Paparkan LKPJ Tahun 2024

“Dulu garang bener terhadap Shila AT Sawangan, sekarang buat Fun Run di sana. Ga bisa memungkiri keindahan juga kan akhirnya?” tutup Anton. (Gustini)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Depok