0

BANGKA BARAT, INDONEWS – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) 2022, Polres Bangka Barat tak hanya akan melakukan pengamanan saja, tapi juga akan turut serta mengawasi praktek politik uang dan isu SARA dalam Pilkades tersebut.

“Politik uang dan isu SARA tentu menjadi atensi daripada Pilkades tahun ini, dimana kita sudah sistem sangat terbuka sekali sehingga pasti akan sangat terdampak dan pola permainannya pun akan terlihat,” ujar Kabag Ops Polres Bangka Barat, Kompol Albert Daniel Hamonangan Tampubolon SH, seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto SH.SIK.MH, Sabtu (04/06/2022).

Kompol Albert menyebutkan ada tiga kategori yang akan dipersiapkan untuk pilkades 2022 dalam pola pengamanan.

“Pertama, kategori aman dengan pengerahan 2 polri dan 2 linmas untuk 12 TPS. kedua, kategori rawan dengan pengerahan 2 polri dan 4 linmas untuk 2 TPS dan Ketiga, kategori sangat rawan dengan pengerahan 2 polri dan 2 linmas untuk 1 TPS,” jelas Kompol Albert.

Sedangkan untuk pencegahan konflik, ia menyatakan diuntungkan dengan kondisi pimpinan kepala daerah yang sudah definitif.

BACA JUGA :  Santuni Anak Yatim Piatu, Begini Cara DPC Forkabi Maknai Isro Miraj

“Untuk pecegahan konflik kita diuntungkan dengan kondisi pimpinan kepala daerah kita sudah definitif sehingga Forkopimda untuk pemerintahan bisa saling sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas politik,” ujarnya.

Kompol Albert mengatakan saat ini tahapan pilkades 2022 sudah masuk persiapan yang dimulai sejak tanggal 24 Mei lalu.

“Kita rasa di semua tahapan sudah mulai memiliki eskalasi masing-masing seperti penyusunan dan penetapan pendaftaran, karena di sini sudah domain kepentingan politik, dari masing-masing calon, tahapan penyusunan dan penetapan daftar pemilih,” pungkasnya. [Iv]

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Regional