0

BOGOR, INDONEWS – Pengobatan gratis oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Bogor bersama anggota DPR RI Adian Napitupulu dan Pospera telah memasuki hari ke 12, Senin (12/9/2022).

Kegiatan penuh dengan aksi kemanusiaan ini untuk warga Kabupaten Bogor di 435 desa, 40 kecamatan yang diinisiasi Adian Napitupulu sejak awal September 2022.

“Kegiatan dimulai di Kecamatan Cigombong sebanyak 9 desa, dari tanggal 1 sampai tanggal 5 September, di Ciadeg, Ciburuy, Tugu Jaya, Cigombong, Cisalada, Pasir Jaya, Wates Jaya, Srogol dan Ciburayut dengan lokasi titik area sedang dikondisikan tim lapangan. Dan hari ini kita laksanakan di Ciawi,” ungkap Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, H. R. Bayu Syahjohan didampingi Sekretarisnya, H. Bambang Gunawan, Senin.

Bayu menyebutkan, pengobatan keliling gratis pada titik ke 24 di Citapen, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor. Kegiatan sebagai bentuk pengabdian kemanusiaan dan kesehatan masyarakat, sebagaimana sebelumnya pernah disampaikan anggota DPR RI Adian Napitupulu.

“Jadi aksi ini terus PDI Perjuangan lakukan secara safari, dengan mengerahkan puluhan mobil ambulans dan dua mobil klinik besar.

Lebih jauh Bayu menuturkan, tim medis ini akan bertugas memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat. Adapun program tersebut sebagai bentuk nyata PDI Perjuangan selalu berada di tengah masyarakat.

“Diperkirakan, sebaran Covid-19 berada di kisaran 5.650.000 jiwa. Pandemi yang berlangsung hampir 3 tahun ini melemahkan bermacam sendi kehidupan, baik itu ekonomi, sosial hingga kesehatan,” kata Bayu Syahjohan.

BACA JUGA :  Halal Bihalal Ala Bara JP Hongkong, Perkuat Silaturahmi di Masa Pandemi

Terkait hal tersebut, imbuh Bayu, maka DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor menyelenggarakan aksi kemanusiaan sebagai bentuk kecintaan pada rakyat Indonesia dan membantu pemerintah.

“Kegiatan melibatkan dokter dan perawat, serta tim teknis lapangan yang secara marathon melakukan pemeriksaan kesehatan, pengobatan dan pelayanan kaca mata baca gratis selama 219 hari (7 bulan) di 435 desa, dengan target 130. 000 orang, serta melibatkan 43 mobil ambulance dan mini bus klinik berjalan,” tandasnya.

Sementara itu, H. Bambang Gunawan mengatakan, program ini merupakan inisiatif dari Adian Napitupulu sebagai Kader PDI Perjuangan yang juga Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan.

Sebelumnya, Adian Napitupulu menyebut kegiatan tersebut berasal dari kontribusi berbagai pihak serta dilaksanakan secara gotong royong oleh DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor.

“Sepanjang pengetahuan kami, acara semacam ini belum pernah dilakukan partai politik tingkat kabupaten (DPC) manapun di Indonesia. Program ini merupakan yang pertama di Indonesia, yang jika berjalan sesuai rencana juga akan dicatat oleh Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dan Lembaga Prestasi Indonesia dan Dunia (LEPRID),” ujar Bambang.

Bambang bersama Haryanto yang ikut mengawal program kesehatan bersama kader partai berlambang banteng bulat yang juga aktivis Pospera, Doni Maradona Hutabarat tersebut mengatakan hampir di tiap lokasi, warga merespon kegiatan dengan antusias.

BACA JUGA :  Ketua Bara JP Jawa Tengah Sepakat Budiman Sudjatmiko Diangkat Jadi Menteri

“Hal itu terbukti dengan banyaknya warga yang hadir. Rata-rata 300 pasien. Saat gelaran di Desa Cinagara, mencapai 407 pasien,” katanya.

Pada pemeriksaan kesehatan serta pengobatan gratis tersebut juga diberikan kacamata di tiap desa. Tak hanya itu, juga hadir tenaga medis dokter dan perawat serta dibantu tim relawan.

“Jadi pemeriksaan kesehatan dan pengoran gratis ini untuk semua usia, bukan hanya untuk warga yang sakit saja tapi juga warga yang ingin memeriksakan kesehatan. Kegiatan ini dilakukan atas inisiasi anggota DPR RI Adian Yunus Yusak Napitupulu. Serta, bekerjasama dengan dengan PDI Perjuangan Kabupaten Bogor,” imbuhnya.

Sementara menurut Haryanto, layanan pemeriksaan kesehatan melayani pengobatan secara umum. Jika ada yang dnilai kritis, diarahkan langsung kerumah sakit.

“Rekan-rekan Pospera di masing-masing titik, juga sudah menyiagakan ambulans jika ada pasien yang memerlukan penanganan lebih lanjut,” tuntas Haryanto.

Hadir dalam kegiatan tersebut, para pengampu PDI Perjuangan Kabupaten Bogor diantaranya Andriansyah, Rosenfil Panjaitan Ciawi, Indah Pratiwi, Ketua dan Sekretaris DPC Bayu Syahjohan dan Bambang Gunawan. Serta para kader PDI Perjuangan dan Pospera.

Sebelumnya, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ono Surono mengatakan, bakti sosial massal yang diinisiasi kader PDI Perjuangan Adian Napitupulu merupakan wujud pelaksanaan imbauan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

BACA JUGA :  Papua Alami Defisit Pangan, Begini Respon Anggota DPR RI

“Ibu Megawati mengimbau agar seluruh kader PDI Perjuangan untuk terjun bekerja ke tengah masyarakat. Kader PDI Perjuangan harus merasakan penderitaan rakyat dengan menangis dan tertawa bersama rakyat. Wujudnya dengan melakukan pemeriksaan kesehatan, pengobatan dan kaca mata baca,” jelasnya.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Yohanes Joko mengatakan, pemerintah pusat sangat mendukung program oleh Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Adian Napitupulu sebagai inisiator dan DPC Partai PDIP Kabupaten Bogor.

“Saya mewakili Kantor Staf Kepresiden sangat mendukung program yang sifatnya kerakyatan yang diinisiasi oleh Bang Adian Napitupulu, terutama PDI Perjuangan Kabupaten Bogor,” paparnya.

“Semoga sukses dan membantu masyarakat di Kabupaten Bogor,” tambah Yohanes Joko bersama H. Bayu Syahjohan dan H Bambang Gunawan selaku Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, kepada wartawan.

Adapun pada sesi konferensi pers, hadir Menteri Sosial RI Tri Rismarini, Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (Sekjen DPP) PDI Perjuangan Hasto Kristianto, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Yohanes Joko, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Adian Napitupulu, serta seluruh jajaran DPC serta anggota DPRD Kabupaten Bogor. (Firm)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Nasional