BANDUNG, INDONEWS| Menyambut peringatan Natal, Tahun Baru 2026, serta Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia yang jatuh pada 10 Desember, pemuda asli Papua, Jonathan Warinussy, menyerukan pesan perdamaian dan solidaritas antarsesama anak bangsa.
Jonathan (34), kelahiran Serui dan besar di Jayapura, kini tinggal di Bandung untuk merintis usaha. Ia mengakui tidak mengikuti keinginan umum banyak orang Papua yang bercita-cita menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). “Saya ingin menjadi wirausahawan sukses dan lebih berguna bagi orang lain,” ujarnya.
Menurut dia, pilihan menjadi pelaku usaha justru membuka kesempatan untuk membantu sesama anak Papua di perantauan, terutama di Bandung. “Setidaknya kalau saya sukses, saya bisa memberi peluang kerja bagi saudara-saudara saya di sini,” kata Jonathan.
Menjelang peringatan hari besar keagamaan dan Hari HAM Sedunia, Jonathan mengimbau masyarakat menjaga keamanan, ketertiban, serta menghargai perbedaan. Ia juga menyoroti bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Tanah Air seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
“Kami turut berduka atas musibah banjir. Semoga para korban diberi kekuatan dan kesabaran,” tuturnya.
Ia berharap momentum bencana tersebut menjadi pengingat pentingnya solidaritas sosial dan saling membantu antarsesama.
Terkait Hari HAM Sedunia, Jonathan mengajak masyarakat dan mahasiswa di Bandung menjaga situasi tetap kondusif.
“Mari saling menghormati, menghindari kegiatan yang dapat memicu kerawanan atau melanggar hukum,” tegasnya.
Jonathan juga mengajak masyarakat menyambut Natal dan Tahun Baru dengan damai serta penuh khidmat melalui kegiatan yang bermanfaat. “Bisa diisi dengan doa bersama, penggalangan dana untuk korban banjir, dan aktivitas positif lainnya,” pungkasnya. (*/rls)





























Comments