0

BEKASI, INDONEWS – Kepala Bidang Pembinaan SMP, Disdik Kabupaten Bekasi, Yulia Legiana mengaku membebaskan kepada Fatir Arya Adinata (12),  pelajar SMPN 4 Tambun Selatan yang mengidap penyakit kanker tulang pada salah satu kakinya, sehingga harus diamputasi untuk memilih model belajar.

“Nanti kalau sudah sembuh pascaoperasi kita beri kebebasan kepada Fatir, mau belajar daring, homeschool atau tatap muka. Intinya sekolahnya harus terus lanjut dan tidak boleh putus ditengah jalan. Untuk biaya SMP itu memang gratis sampai lulus. Tinggal kemauan Fatir saja untuk belajar,” ujarnya pada Rabu (08/11/2023).

Ia juga menyampaikan pihaknya terus memantau kondisinya, baik kesehatan fisik maupun psikologisnya sesuai yang disampaikan oleh Dinkes maupun DP3A khususnya UPTD PPA. Kalau memang memungkinkan untuk belajar akan diberikan pembelajaran kepadanya.

“Intinya belajar harus terus jalan. Kalau untuk beasiswa mungkin tahun depan ada dari APBD sesuai dengan rencana yang disampaikan pa bupati. Insya Allah kalau memang ada akan kita usahakan dimasukan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), DP3A Kabupaten Bekasi, Fahrul Fauzi mengatakan kondisi psikologis terakhir Fatir belum sepenuhnya stabil terlebih saat akan diambil tindakan oleh pihak RS Dharmais. Dan fatir sendiri belum bisa banyak bicara dan saat ini tengah diberikan pendampingan intensif oleh psikolog dari Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (Kemen PPA).

BACA JUGA :  Plt Bupati Bekasi Hadiri Peringatan Nuzulul Qur'an di Masjid Al-Jihad Jayamukti

“Seperti disampaikan orangtuanya, dia masih merasa khawatir ada trauma memikirkan masa depan dia seperti apa dengan kondisinya yang sekarang. Kita membagi tugas untuk pendampingan psikologis selama di RS Dharmais oleh pihak Kemen PPA dan nanti sesudah pulang ke rumah didampingi oleh psikolog dari kita,” terangnya.

Sebelumnya Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan secara langsung menjenguk Fatir Arya Adinata (12), siswa SMPN 4 Tambun Selatan yang berasal dari SDN 09 Jatimulya, yang mengalami cedera kaki sejak Februari 2023 lalu, di Rumah Sakit Dharmais Jakarta Pusat, Jumat (3/11/2023) sore.

Dalam kesempatan tersebut, Dani Ramdan menyampaikan bahwa pemerintah daerah hadir dan siap membantu biaya pengobatan Fatir serta memberikan bantuan yang dibutuhkan pasca operasi pengangkatan kanker tulang yang dideritanya. (Adv/hen)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Adventorial