0

BIREUEN, INDONEWSPasar Kering yang berada di Dusun Blok, Desa Meunasah Capa, Kabupaten Bireuen, merupakan salah satu aset ekonomi masyarakat yang dibangun melalui anggaran APBN beberapa tahun silam.

Kini, pasar tersebut perlahan kembali bangkit dan berkembang sebagai pusat aktivitas usaha masyarakat.

Berbagai jenis usaha telah tumbuh dan berkembang di kawasan ini, mulai dari jasa penjahit profesional, toko perlengkapan kue, grosir kebutuhan rumah tangga, usaha pecah belah, produksi mi pangsit, distributor telur, penjualan peralatan listrik, hingga toko pakaian pria dan wanita.

Kehadiran berbagai usaha tersebut menjadi bukti bahwa Pasar Kering memiliki potensi besar sebagai salah satu penggerak roda perekonomian daerah.

Namun, di balik geliat ekonomi yang mulai tumbuh, masih terdapat persoalan mendasar yang hingga kini belum mendapat perhatian serius, yakni kondisi jalan di kawasan pasar yang belum diaspal.

Saat musim kemarau, debu beterbangan dan mengganggu aktivitas para pedagang maupun pengunjung. Setiap hari para pemilik usaha harus menghirup debu yang berpotensi mengganggu kesehatan serta kenyamanan dalam bekerja.

BACA JUGA :  Perkuat Sinergitas: Polres Bireuen, Kodim 0111 dan Batalyon RK 113 JS Ngopi Bareng

Kondisi tersebut juga berdampak pada menurunnya minat masyarakat untuk berbelanja di lokasi pasar. Tidak sedikit pelaku usaha yang mengaku terpaksa mempertimbangkan untuk menutup usahanya apabila persoalan ini terus berlarut-larut.

Padahal, keberadaan Pasar Kering memiliki kontribusi penting terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bireuen yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp400 juta setiap tahunnya.

Berdasarkan pantauan media ini di lapangan pada Rabu (24/6/2026), para pedagang berharap pemerintah segera mengambil langkah nyata untuk memperbaiki akses jalan menuju kawasan pasar tersebut.

Salah seorang pelaku usaha percetakan dan sablon di lokasi pasar, Munzir, menyampaikan bahwa kondisi jalan yang rusak dan berdebu sangat mengganggu kenyamanan serta kelancaran aktivitas usaha mereka.

“Kami berharap sebelum memasuki tahun 2027, jalan di Pasar Kering Dusun Blok, Desa Meunasah Capa sudah diaspal. Ini bukan hanya demi kenyamanan pedagang, tetapi juga untuk kepentingan masyarakat yang setiap hari datang memenuhi berbagai kebutuhan,” ujarnya.

Munzir juga berharap Bupati Bireuen, H. Mukhlis, ST, dapat turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya yang dihadapi para pedagang dan masyarakat, khususnya terkait kebutuhan pembangunan infrastruktur jalan.

BACA JUGA :  Terduga Penculik Anak Dibawah Umur Diringkus Polisi

Pembangunan bukan hanya tentang mendirikan bangunan baru, tetapi juga memastikan sarana yang ada dapat berfungsi secara optimal untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Sebab, jalan yang baik bukan sekadar penghubung antar tempat, melainkan penghubung harapan, pertumbuhan ekonomi, dan masa depan masyarakat.

Masyarakat berharap sorotan publik ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah agar tidak menutup mata terhadap kebutuhan sarana dan prasarana di Pasar Kering Dusun Blok.

Dengan adanya pembangunan jalan yang layak, aktivitas ekonomi akan semakin berkembang, kesejahteraan masyarakat meningkat, dan kontribusi terhadap PAD Kabupaten Bireuen dapat terus terjaga. (Hendra)

You may also like

Comments

Comments are closed.