BEKASI, INDONEWS | Pengaman Wilayah (Pamwil) Kota Bekasi menggelar pertemuan bulanan di rumah satu anggota pamwil dengan dihadiri perwakilan pamwil masing-masing wilayah di Kota Bekasi, Sabtu (8/6).
Humas Pamwil Kota Bekasi, Isroil atau biasa disapa Dosen menjelaskan, organisasi Pamwil hanya pekerja sosial yang didirikan pada 2014.
“Kami ingin membantu masyarakat, baik itu di bidang kamtibmas dan bidang apapun yang berkaitan langsung dengan kemasyarakatan,” jelas Isroil.
Salah satu tugas Pamwil adalah mengantisipasi segala macam bentuk tawuran dan juga kriminalitas, apalagi kemarin-kemarin dengan adanya tawuran geng motor, Pamwil selalu hadir di depan.
Ia mengatakan, pamwil adalah sebagai mitra dari kepolisian yang setiap saat akan selalu membantu pihak kepolisian dan mengantisipasi kejadian.
“Anggota pamwil Pondokgede sudah mencapai ampir hampir 483 orang, untuk kantor dan base camp ada di wilayah Pondokgede, jadi posko kita berada di jalan Setia. Di sana kita sudah lengkapi dengan alat komunikasi radio handy talky (HT) rata-rata hampir semua anggota memiliki HT agar mudah untuk berkomunikasi,” katanya.
Terkait pertemuan, setiap bulannya anggota diwajibkan untuk membyar uang kas sebesar Rp10.000 dan di kelola dengan tujuan apabila ada anggota yang sakit dan yang meninggal akan diurus sampai kepemakaman.
“Untuk anggota Pamwil sendiri cukup luar biasa sekali, ada yang bernaung di politik, guru, memandikan jenazah, ada yang menikahkan orang dan banyak yang mempunyai keahlian masing-masing,” jelasnya.
Disinggung terkait Pilkada nanti, Isroil mengatakan jika hal itu masing-masing anggota yang memilih.
“Kami netral dalam hal politik. Pastinya kalau ada salah satu kandidat terkait pilkada yang akan merangkul pamwil, saya sebagai Humas Pamwil harus koordinasi dulu dengan anggota, tidak langsung menerima begitu saja,” ucap Isroil.
Saat ini anggota Pamwil di Kota Bekasi mencapai hampir kurang lebih 483 orang, dan akan selalu bertambah dengan target 1.000 anggota yang nantinya bergabung di Pamwil. (Supri)





























Comments