BOGOR, INDONEWS – Salah seorang aktivis peduli sosial, Andry Yana mengaku prihatin atas kondisi rumah Ny. Enih, warga RT 01, RW 02 Desa Pasirmukti, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.
“Kala itu saya melintas ke salah satu kampung di Kecamatan Citeureup, yaitu Kampung Dukuh, RT 01, RW 02, Desa Pastimukti. Karena hujan deras, saya memarkirkan kendaraan bermotor di salah satu gang untuk berteduh. Saat itu saya melihat kondisi rumah ibu Enih,” kata Andry, Selasa (10/2/2026) pagi.
Sambil menunggu hujan reda, Andry mengaku sempat bertanya kepada Ny Enih yang konidisinya gelap dan becek.
“Ibu Enih sudah tua. Dia bilang tinggal bersama cucunya yang saat itu sedang tidur. Ia menuturkan khawatir rumahnya roboh. Dan memang kalau dilihat kondisinya nyaris roboh,” katanya.
Andry pun menanyakan apakah Ny. Enih sudah mendapat bantuan dari pemerintah, semisal dari desa atau ada pendataan dari desa kaitan kondisi rumah? Ny. Enih menjawab jika selama ini dirinya belum mendapatkan bantuan.
“Padahal ada bantuan rutilahu dari Pemerintah Kabupaten Bogor yang sedang digalakan bupati. Tapi si ibu belum mendapatkan bantuan itu. Saya sempat melihat-lihat isi rumahnya. Kondisinya benar, hampir mau roboh. Ketika hujan berhari-hari lebat bisa jadi pergeseran tanah dan struktur bangunan akan mengakibatkan roboh dan bisa membahayakan penghuninya,” ungkap Andry.
Sebagai aktivis, Andry mengaku akan memperjuangkan Ny. Enih hingga mendapatkan bantuan dari pemerintah.
“Sejak dulu kan ada program bantuan rumah tidak layak huni untuk keluarga tidak mampu. Saya akan mencoba untuk menyampaikan kondisi Ny. Enih ini kepada Bupati Bogor dan Ketua DPRD Kabupaten Bogor serta sekda agar Ny. Enih mendapatkan bantuan,” ujar Andry.
Tak lama setelah kunjungan Andry beberapa waktu lalu, akhirnya pihak DPKPP datang dan melakukan survei rumah Ny. Enih.
“Menurut petugas DPKPP, ada retakan dan tembok sudah miring sehingga hal itu membahayakan penghuni karena rumah bisa ambruk. Namun demikian, saya akan terus mengawal agar rumah Ny Enih atau ibu Nenah ini segera direnovasi,” ungkapnya.
Andry juga berharap survei yang dilakukan jangan hanya karena ada laporan, lantas cukup dengan survei saja, tetapi segera diprioritaskan untuk diperbaiki.
“Saya akan terus mengawal dan follow up kondisi secara update ke Pemkab Bogor sampai rumah Ny. Enih benar-benar diperbaiki,” tandasnya. (didi)





























Comments