0

BOGOR, INDONEWS | Kondisi sebuah rumah di Kampung Cileungsir RT 03/06, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi perhatian.

Rumah tidak layak huni tersebut telah menimbulkan kecemasan di kalangan penghuninya, yang kini berharap kepada pemerintah untuk memberikan bantuan mendesak.

Wawan, salah satu penghuni rumah tersebut, dengan tulus mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kondisi rumah yang rusak parah.

“Saya sangat khawatir dengan kondisi rumah kami. Atapnya sudah rapuh dan sebagian dindingnya bahkan sudah roboh,” ujar Wawan, dengan nada prihatin.

Menurutnya, kondisi yang memprihatinkan ini tidak hanya menciptakan ketidaknyamanan, tetapi juga membuat dirinya dan istrinya merasa tidak aman tinggal di tempat rawan kecelakaan.

“Saya memohon agar pemerintah segera memberikan bantuan untuk memperbaiki rumah yang tidak layak huni ini,” ucapnya.

Wawan juga menyampaikan harapannya agar bantuan dari pemerintah dapat segera diberikan untuk menangani masalah ini.

‘Kami sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah untuk memperbaiki kondisi rumah kami agar dapat tinggal dengan aman dan nyaman,” tambahnya dengan suara penuh harapan.

BACA JUGA :  Hanya Hitungan Hari, Betonisasi Jalan Desa Sukaresmi Retak

Di tempat terpisah saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Minggu (12/5/24), Wahyu Rahayu selaku Kepala Desa Ciadeg menyatakan bahwa pihak desa akan segera meninjau kondisi rumah tersebut.

“Nanti kami akan melakukan survei lokasi terlebih dahulu bersama tim Kesra, apakah rumah ini sudah masuk dalam database RTLH atau belum,” ucap Rahayu.

Sementara pada Senin (13/5), untuk mendapatkan tanggapan lebih lanjut terkait rumah tersebut, Wahyu Rahayu mengungkapkan bahwa pihak desa telah mengecek lokasi dan menemukan bahwa pemilik rumah sedang bekerja

“Yang diisi rumah sebelahnya,” kata Wahyu melalui pesan WA.

Pada hari yang sama, Senin sore, awak media kembali mengecek lokasi rumah tersebut. Ternyata, penghuni rumah ditemukan berada di dalam rumahnya, menunjukkan bahwa mereka tidak sedang bekerja.

Diketahui bahwa ada sekitar dua keluarga yang tinggal di sana, menambah urgensi akan perlunya bantuan segera dari pemerintah. (Hesty)

You may also like

Comments

Comments are closed.

More in Wajah Desa